Pengusaha "Happy" Jokowi Ungguli Prabowo di Hitung Cepat Pilpres

Kompas.com - 18/04/2019, 15:08 WIB
Ketua Umum Apindo, Hariyadi Sukamdani di Jakarta, Rabu (5/12/2018). -KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMAKetua Umum Apindo, Hariyadi Sukamdani di Jakarta, Rabu (5/12/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Hasil hitung cepat atau quick count sejumlah lembaga survei menunjukan capres-cawapres Jokowi-Ma'ruf Amin unggul dari Prabowo-Sandiaga Uno pada Pemilu 2019.

Hasil ini disambut bahagia oleh para pengusaha yang bergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo). Begitu kata Ketua Apindo Haryadi Sukamdani.

"Happy, artinya sesuai dengan harapan kami," ujarnya saat dihubungi Kompas.com, Jakarta, Kamis (18/4/2019).

"Jadi preferensi pengusaha itu memang lebih kepada Pak Jokowi untuk dilanjutkan (pemerintahanya)," sambung dia.

Baca juga: Jokowi Effect, IHSG dan Rupiah Diprediksi Terus Menguat Pasca Pemilu

Hariyadi mengatakan, Apindo punya hubungan baik dengan Jokowi selama ini. Hal inilah menjadi salah satu faktor alasan para pengusaha di Apindo lebih condong ke Jokowi-Ma'ruf.

Selama jadi Presiden ungkap Hariyadi, Jokowi selalu membuka komunikasi dengan para pengusaha sehingga hubungan kedua pihak terus terjaga.

Selain itu, Apindo menilai akan sangat riskan bila terjadi pergantian presiden dan jajaran pemerintah secara drastis di tengah kondisi ekonomi global yang melambat.

"Kalau pengantin itu secara ekonomi kan ada masa transisi. Ini kan repot mas, ekonomi dunia ini lagi jelek gini, terus tiba-tiba ada pergantian," kata dia.

"Butuh waktu untuk melakukan transisi milih orang dan sebagainya dan belum tentu orang orang itu belum mampu kapabel. itu akan menjadi masalah. Jadi kalau kebanyakan ditanya pengusaha sih ya maunya lanjut," sambung dia.

Sebelumnya Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan Roeslani mengungkapan, dunia usaha menyambut baik penyelengaraan Pemilu 2019.

"Kami di dunia usaha melihat ini adalah momentum yang baik untuk menjaga optimisme karena pemilu sudah berjalan dengan aman dan damai," ujarnya saat dihubungi Kompas.com, Jakarta, Kamis (18/4/2019).

Selain itu, Rosan juga optimistis investasi akan meningkat di semester kedua 2019. Hal ini tak lepas karena penyelengaraan Pemilu yang aman sehingga menumbuhkan kepercayaan pengusaha untuk berbisnis.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X