Erupsi Gunung Agung, Penerbangan Dari dan Menuju Bali Normal

Kompas.com - 22/04/2019, 08:37 WIB
GUNUNG AGUNG ERUPSI

Abu vulkanis dan batu pijar terlontar dari kawah Gunung Agung saat erupsi yang terpantau dari Pos Pengamatan Gunung Api Agung, Karangasem, Bali, Minggu (21/4/2019). Gunung Agung yang berstatus siaga itu kembali erupsi pada pukul 18.56 WITA dengan melontarkan abu vulkanis mencapai ketinggian 3.000 meter dari kawah yang disertai lontaran batu pijar ke lereng gunung tersebut. ANTARA FOTO/NENGAH WARDHANAGUNUNG AGUNG ERUPSI Abu vulkanis dan batu pijar terlontar dari kawah Gunung Agung saat erupsi yang terpantau dari Pos Pengamatan Gunung Api Agung, Karangasem, Bali, Minggu (21/4/2019). Gunung Agung yang berstatus siaga itu kembali erupsi pada pukul 18.56 WITA dengan melontarkan abu vulkanis mencapai ketinggian 3.000 meter dari kawah yang disertai lontaran batu pijar ke lereng gunung tersebut.

JAKARTA, KOMPAS.com - Penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurahrai Bali masih berjalan normal meskiterjadi erupsi Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, pada Minggu (21/4/2019).

Begitu informasi yang disampaikan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan melalui Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IV Bali.

“Kami akan terus mengupdate kondisi terkini mengenai erupsi Gunung Agung, " ujar Dirjen Perhubungan Udara Polana B Pramesti dalam siaran pers, Jakarta, Senin (22/4/2019).

"Saat ini operasional penerbangan di Bandara Gusti Ngurah Rai Bali masih normal," sambung dia.

Baca juga: Sempat Delay Imbas Kebakaran di Bandara Ngurah Rai, Operasional Lion Air Kembali Normal

Erupsi Gunung Agung terjadi pada Minggu pukul 18.56 WITA. Tinggi kolom abu kurang lebih 3.000 meter di atas puncak. Namun angin bergerak kearah barat dengan intensitas tebal.

Demikian data dari Badan Geologi, Pos Pengamatan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Pos Pengamatan Gunungapi Agung.

Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah IV Bali, Elfi Amir menjelaskan, hasil paper tes sampai pukul 21.30 WITA masih menunjukan negatif.

“Memang vulcanic ash (VA) pada hari Minggu lebih luas sebarannya tetapi kondisi bandara aman " kata Elfi.

Ia mengimbau para pengguna jasa angkutan udara agar tidak panik terhadap erupsi Gunung Agung. Sebab dalam menanggulangi bencana, abu vulkanik, bandara telah memiliki standar operasional prosedur (SOP).

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X