Menyoal Kompensasi Keluarga Penumpang Korban Lion Air JT 610

Kompas.com - 22/04/2019, 11:39 WIB
Konferensi pers yang digelar Herrmann Law Group terkait pelayangan somasi kepada Lion Air Group di Jakarta, Kamis (4/4/2019). KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMAKonferensi pers yang digelar Herrmann Law Group terkait pelayangan somasi kepada Lion Air Group di Jakarta, Kamis (4/4/2019).

Mengingat kompensasi product liability tidak mengenal batas, jangan heran melihat kehadiran banyak pengacara Amerika Serikat di ibu kota. Sah-sah saja kehadirannya serta hak mereka untuk mencari nafkah ke Nusantara.

Hal krusial bagi keluarga korban pada tahap ini ialah kehadiran otoritas terkait, salah satunya Kementerian Perhubungan, agar secara aktif memberikan informasi yang jelas dan lengkap.

Salah satu yang berpotensi tidak terinformasikan dengan baik atau bahkan menyesatkan ialah istilah “no win, no fee”. Sangat jelas seandainya gugatan ditolak maka keluarga korban tidak perlu membayar biaya jasa pengacara (attorney’s fee).

Namun, jangan dilupakan keberadaan biaya perkara pengadilan (court fees) sebagaimana umumnya ditanggung pihak yang kalah. Menjadi pertanyaan apakah pihak keluarga korban sudah terinformasikan dengan baik akan hal ini ketika setuju untuk menggugat dihadapan pengadilan Amerika Serikat.

Jangan sampai tiba-tiba mereka menerima tagihan besar dikemudian hari tanpa mengetahui perihal ini sebelumnya. Bedakan antara attorney’s fee dengan court fees.

Kemudian, otoritas juga harus mampu menjelaskan resiko serta posisi tawar keluarga korban. Menaiki pesawat Boeing 737 Max 8 lalu jatuh hingga menjadi korban tidak serta-merta menciptakan ikatan yang kuat antara keluarga penumpang dengan aircraft manufacturer, serta belum tentu menciptakan legal standing yang kuat.

Butuh lebih dari itu dan semoga permintaan maaf CEO Boeing awal April ini membuka celah.

Jangan lupa Boeing merupakan kebanggaan negara Paman Sam, oleh karenanya hukum akan rentan dengan campur tangan politik. Silakan bandingkan tingkat keberhasilan gugatan product liability terhadap Boeing dalam kasus-kasus sebelumnya pada pengadilan Amerika Serikat.

Baca juga: Keluarga Korban Lion Air: Maskapai Merampas Hak Ahli Waris

Di luar pengadilan

Jika demikian, strategi terbaik ialah melalui penyelesaian di luar pengadilan (out-of-court settlement). Lebih banyak penggugat maka lebih tinggi daya tawar, dan hal inilah yang mungkin sedang diupayakan.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X