Menyoal Kompensasi Keluarga Penumpang Korban Lion Air JT 610

Kompas.com - 22/04/2019, 11:39 WIB
Konferensi pers yang digelar Herrmann Law Group terkait pelayangan somasi kepada Lion Air Group di Jakarta, Kamis (4/4/2019). KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMAKonferensi pers yang digelar Herrmann Law Group terkait pelayangan somasi kepada Lion Air Group di Jakarta, Kamis (4/4/2019).

Langkah tersebut sah-sah saja dan tidak melanggar hukum. Kementerian Perhubungan seyogianya mampu mengadvokasi keluarga korban akan segala skenario diatas agar mereka tetap menjadi subjek, bukan objek.

Semoga kejadian ini dapat menjadi momentum dan pembelajaran bagi Pemerintah untuk menambahkan ketentuan pembayaran dimuka atau lebih awal (advance payment) terkait meninggalnya korban akibat kecelakaan pesawat yang belum termuat dalam Peraturan Menteri Perhubungan No. 77 Tahun 2011.

Skema ini dapat membantu keluarga korban yang membutuhkan biaya pemakaman yang tinggi hingga membiayai kepentingan pribadi mendesak dimana kehilangan korban sangat berdampak.

Akhir kata, menjadi pertanyaan mengapa pembayaran kompensasi Rp 1,25 miliar kepada ahli waris tidak kunjung dilakukan mengingat maskapai telah mengasuransikan penumpang sebagaimana diwajibkan Undang-Undang No. 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan.

Menerima kompensasi Rp 1,25 miliar berdasarkan konsep tanggung jawab pengangkut dan mengajukan gugatan ke Boeing berlandaskan product liability adalah dua hal yang berbeda. Keduanya tidak saling meniadakan, tetapi melengkapi.

Baca juga: Keluarga Korban Jatuhnya JT 610 Somasi Lion Air

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X