Arus Mudik, Jumlah Kendaraan Berat akan Dibatasi Mulai 31 Mei 2019

Kompas.com - 22/04/2019, 13:56 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi ketika melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. Budi menjelaskan, pada bulan depan pengerjaan tol Sumsel-Bengkulu akan dimulai. KOMPAS.com/AJI YK PUTRAMenteri Perhubungan Budi Karya Sumadi ketika melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. Budi menjelaskan, pada bulan depan pengerjaan tol Sumsel-Bengkulu akan dimulai.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan akan membatasi kendaraan berat melintas di sejumlah ruas jalan mulai 31 Mei hingga 2 Juni 2019 selama musim mudik Lebaran 2019 dengan prediksi puncak arus mudik pada 31 Mei 2019, dimulai sejak pukul 24.00 WIB. 

Adapun pada saat arus baliknya, kendaraan berat dilarang melintas pada 8 sampai 10 Juni 2019 dengan puncak arus balik pada 9 Juni 2019, mulai pukul 24.00 WIB.

Hal tersebut perlu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan saat musim mudi Lebaran 2019.

“Pembatasan kendaraan dengan muatan tertentu kelihatannya masih tetap dilakukan, oleh karenanya asosiasi yang bersangkutan agar lebih mempersiapkan diri dengan baik,” ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Jakarta, Senin (22/4/2019).

Adapun ruas tol yang dilarang dilintasi kendaraan berat pada waktu yang telah diatur itu, yakni Tol Terbanggi Besar-Bakauheni, Jakarta-Merak, JORR, Prof Soedyatmo, Jakarta-Bogor-Ciawi-Sukabumi, Jakarta-Cikampek-Palimanan-Kanci-Pejagan-Pemalang-Semarang, Purbaluenyi.

Termasuk Semarang seksi A, B, C, Semarang-Solo, Solo-Ngawi, Ngawi-Kertosono, Kertosono-Mojokerto, Mojokerto-Surabaya, Surabaya-Gempol, Porong-Gempol, Gempol-Pandaan, Gempol-Pasuruan, Pasuruan-Probolinggo, Pandaan-Malang.

Sedangkan jalan nasional yang dilarang, yaitu Gerem-Merak, Bandung-Nagrek-Tasikmalaya, Pandaan-Malang, Probolinggo-Lumajang, Jombang-Caruban, Banyuwangi-Jember, dan Denpasar-Gilimanuk.

“Pengusaha angkutan barang harus merencanakan itu. Sehingga mereka bisa menetapkan satu pola-pola angkutan pengganti dan sudah melakukan sebelum atau sesudah," kata Budi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi Ingin Indonesia Masuk 5 Ekonomi Terbesar Dunia di 2045, Apa Syaratnya?

Jokowi Ingin Indonesia Masuk 5 Ekonomi Terbesar Dunia di 2045, Apa Syaratnya?

Whats New
Periode Kedua Jokowi: SDM Jadi Prioritas Utama, 2045 Keluar dari Jebakan Pendapatan Kelas Menengah

Periode Kedua Jokowi: SDM Jadi Prioritas Utama, 2045 Keluar dari Jebakan Pendapatan Kelas Menengah

Whats New
Kementan Kucurkan Rp 600 Miliar untuk Program Serasi di Kalsel

Kementan Kucurkan Rp 600 Miliar untuk Program Serasi di Kalsel

Whats New
Jokowi Siapkan UU Lapangan Kerja dan UKM, Dongkrak Investasi?

Jokowi Siapkan UU Lapangan Kerja dan UKM, Dongkrak Investasi?

Whats New
Ingin Keluar dari Jebakan Pendapatan Kelas Menengah, Apa Langkah Jokowi?

Ingin Keluar dari Jebakan Pendapatan Kelas Menengah, Apa Langkah Jokowi?

Whats New
Ada Resesi, Disrupsi, dan Ada Porsi Kesalahan Sendiri

Ada Resesi, Disrupsi, dan Ada Porsi Kesalahan Sendiri

Work Smart
[POPULER MONEY] Menteri 'Ngeyel' | Tambahan 2 Boeing 737 NG yang Retak

[POPULER MONEY] Menteri "Ngeyel" | Tambahan 2 Boeing 737 NG yang Retak

Whats New
2045, Jokowi Ingin PDB Indonesia 7 Triliun Dollar AS dan Masuk 5 Ekonomi Besar Dunia

2045, Jokowi Ingin PDB Indonesia 7 Triliun Dollar AS dan Masuk 5 Ekonomi Besar Dunia

Whats New
Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Bakal Banyak Tantangan...

Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Bakal Banyak Tantangan...

Whats New
Telkom Siapkan Bukittinggi Jadi Smart City

Telkom Siapkan Bukittinggi Jadi Smart City

Whats New
Setelah Dilantik, Ini 5 Prioritas Kerja Pemerintahan Jokowi-Ma'aruf

Setelah Dilantik, Ini 5 Prioritas Kerja Pemerintahan Jokowi-Ma'aruf

Whats New
Bambang Brodjonegoro soal Pemangkasan Eselon: Menurut Saya Itu Bagus...

Bambang Brodjonegoro soal Pemangkasan Eselon: Menurut Saya Itu Bagus...

Whats New
Pidato Jokowi: Insya Allah, 2045 Indonesia Telah Keluar dari Jebakan Pendapatan Kelas Menengah

Pidato Jokowi: Insya Allah, 2045 Indonesia Telah Keluar dari Jebakan Pendapatan Kelas Menengah

Whats New
Ketua MPR: Pembangunan Ekonomi Berhasil Meningkatkan Taraf Hidup Masyarakat

Ketua MPR: Pembangunan Ekonomi Berhasil Meningkatkan Taraf Hidup Masyarakat

Whats New
Telkom Sediakan 7 Titik Akses Wifi Gratis di Halal Park Jakarta

Telkom Sediakan 7 Titik Akses Wifi Gratis di Halal Park Jakarta

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X