Konsumsi Listrik di Jawa Bagian Barat Turun 1.500 MW saat Pemilu 2019

Kompas.com - 22/04/2019, 16:45 WIB
Ilustrasi PLN. KOMPAS/HENDRA A SETYAWANIlustrasi PLN.

JAKARTA, KOMPAS.com - Konsumsi listrik di wikayah Jawa bagian barat menurun hingga 1.500 mega watt (MW) saat hari pencoblosan pada 17 April 2019 lalu.

"Untuk Jawa bagian barat pada saat pemilu turun sekitar 1.000 MW. 3.300 MW, beban puncaknya juga turun 1.500 MW, hanya sekitar 3.500 MW," ujar Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Barat PLN, Hariyanto WS di Jakarta, Senin (22/4/2019).

Hariyanto menjelaskan, konsumsi listrik menurun saat Pemilu 2019 lantaran sektor industri dan perkantoran tak beroperasi. Mereka meliburkan semua karyawannya.

Karena beban konsumsi menurun, PLN pun mematikan beberapa pembangkit listrik yang biasanya beroperasi.

"Beberapa PLTU kita matikan dan diberikan kesempatan untuk pemeliharaan," kata Hariyanto.

Kendati beberapa pembangkit listrik dimatikan, Hariyanto memastikan tak ada kendala yang berarti saat Pemilu 2019 kemarin.

"Alhamduilillah tidak ada kendala berarti, semua bisa kita cover, khususnya pada tanggal 17, gangguan turun drastis sehingga tidak ada komplain terhadap layanan PLN," ucap dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X