Peluncuran Resmi LinkAja Kembali Ditunda, Mengapa?

Kompas.com - 22/04/2019, 17:08 WIB
Ilustrasi T-Cash ke LinkAja T-CashIlustrasi T-Cash ke LinkAja

JAKARTA, KOMPAS.com - Meski sudah bisa diunduh serta dioperasikan, Kementerian Badan Usaha Milik Negara ( BUMN) belum secara resmi meluncurkan layanan teknologi keuangan alias financial technology ( fintech) LinkAja.

Seharusnya, peluncuran LinkAja dilakukan pada 21 April 2019 lalu bertepatan dengan perayaan puncak HUT Kementerian BUMN yang juga ditunda.

Deputi Jasa Keuangan, Survei dan Konsultasi Kementerian BUMN Gatot Trihargo menjelaskan, penundaan dilakukan karena layanan dalam aplikasi LinkAja hingga saat ini masih dalam proses penyempurnaan, salah satnya terkait layanan dompet digital.

Baca juga: Mulai Hari Ini, T-Cash Berubah Jadi LinkAja

"Kita mau migrasi dompet segala macam, dompet elektronik belum ada. Kan belum ada," ujar Gatot di Jakarta, Senin (22/4/2019).

Gatot mengatakan, dompet digital yang dimiliki oleh bank-bank Himbara akan digabungkan dalam satu platform melalui LinkAja.

PT Fintech Karya Nusantara (Finarya) yang saat ini menjadi pengelola dari fintech Himbara, LinkAja, pun juga akan masuk ke dalam holding perbankan yang hingga saat ini masih digodok.

"Finarya nanti juga akan masuk,"ujar Gatot.

Baca juga: Beli Tiket Kereta Api Bisa Bayar dengan LinkAja

Adapun draf terkait holding perbankan sendiri telah mendapatkan masukan dari Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK). Gatot menjelaskan, revisi yang dilakukan KSSK terhadap draft kajian holding perbankan ini terkait apa saja kah keuntungan yang akan didapatkan jika holding perbankan terealisasi.

"Masukan masalah ada beberapa hal yang lebih realistis di dalam quick win-nya, kalau efisiensi itu kan hal yang biasa kalau kita holding," ujar dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X