Meski Tak Dapat Warisan Rp 5,6 Triliun, Anak Raja Properti Hong Kong Ini Tetap Santai

Kompas.com - 23/04/2019, 13:55 WIB
Ilustrasi Hong Kong PIXABAY/stokpicIlustrasi Hong Kong

Dia memperkenalkan proses penasaran rumah dengan virtual-reality pada 2017, dan baru-baru ini tengah mengembangkan platform blockchain untuk mempermudah perjanjian penjualan dan sewa.

"Perusahaan itu seperti kapal besar," kata Shih.

"Saya mencoba menyediakan alat teknologi baru untuk membuatnya bergerak lebih cepat."

Ketika perusahaan bisa mencatatkan jutaan dolar transaksi per hari, Shih yang berbicara dengan lembut mengatakan ia hanya mendapat gaji tetap yang wajar.

Shih mengatakan, yayasan yang didonasikan ayahnya kepada Centaline bertujuan untuk mengurangi kemiskinan di pedesaan Cina, dari membangun infrastruktur hingga mendukung pendidikan anak-anak yang kurang mampu.

"Teman-teman saya yang bekerja di bidang keuangan menghasilkan lebih banyak uang ketimbang saya," katanya.

Seperti banyak generasi milenial lain yang hidup di kota dengan harga properti termahal di dunia, Shih masih berupaya menabung untuk rumah pertamanya.

Impiannya akan rumah pertama pun cukup realistis. Dia bertujuan untuk membeli apartemen dengan dua kamar tidur di lingkungan kelas menengah di Kowloon Barat - atau daerah Ho Man Tin yang sedikit lebih berkelas jika orangtuanya ikut campur, lantaran daerah-daerah itu memiliki transportasi umum yang baik dan memiliki potensi pertumbuhan harga.

Rumah impian Shih jauh berbeda dari rumah jutaan dollar yang dijual agensinya.

“Rumah pertama mungkin bukan yang paling kamu inginkan. Tapi setidaknya Anda naik tangga properti dan kemudian Anda perlahan-lahan naik," ujar dia.

Halaman:


Sumber Bloomberg
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X