Antam Bagikan Dividen Rp 306 Miliar

Kompas.com - 24/04/2019, 15:20 WIB
Direksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) berfoto usai melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2018 di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (24/4/2019). KOMPAS.com/MURTI ALI LINGGA Direksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) berfoto usai melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2018 di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (24/4/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Aneka Tambang Tbk ( Antam) melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2018.

Ada sejumlah hasil dalam RUPTS, salah satunya para pemegang saham menyetujui untuk membagikan dividen sebesar Rp 306,05 miliar atau Rp 12,74 per lembar saham.

Dividen yang dibagikan merupakan 35 persen dari laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk untuk Tahun Buku 2018.

Di samping itu, pemegang saham juga menyetujui laba ditahan senilai Rp 568,38 miliar atau 65 persen dari laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk untuk Tahun Buku 2018.

Baca juga: Investor Saham Ini Terima Dividen Rp 16,5 Miliar dari Satu Emiten

Direktur Utama PT Aneka Tambang Tbk, Arie Prabowo Ariotedjo, mengatakan, perusahaan telah mencatatkan laba bersih senilai Rp 874,43 miliar. Jumlah ini meningkat sebesar 541 persen dibandingkan 2017, yaitu sebesar Rp 136,50 miliar.

"Alhamdulillah, RUPS 2018 berjalan dengan lancar dengan beberapa agenda yang disetujui oleh pemegang saham. Disebutkan laba bersih Antam itu Rp 874 miliar akan ada pembagian dividen," kata Arie dalam jumpa pers di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (24/4/2019).

Arie menuturkan, untuk pertumbuhan Earning, Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) 2018 sendiri mencapai 49 persen yaitu Rp 3,33 triliun dibandingkan dengan 2017 lalu sebesar Rp 2,23 triliun.

Sementara itu, dari sisi kinerja penjualan mencatatkan penjualan bersih Rp 25,24 triliun. Emas menjadi komponen terbesar pendapatan yaitu berkontribusi Rp 16,69 triliun atau 66 persen dari total penjualan bersih.

Sedangkan penjualan feronikel menjadi berkontributor terbesar kedua pada pendapatan perusahaan yakni sebesar Rp 4,66 triliun dari total penjualan bersih tahun 2018.

Dengan capaian itu, tahun ini Antam mematok target kenaikan produksi dan penjualan di semua komoditas.

Rinciannya, pada feronikel Antam menargetkan volume produksi sebesar 30.280 ton nikel dalam feronikel (1N1), meningkat 21 persen dibandingkan dengan capaian produksi 2018 sebesar 24.868 TNi. Pada emas, perusahaan menargetkan kenaikan penjualan menjadi 32.036 kg atau naik sekitar 15 persen dibandingkan capaian penjualan emas 2018 sebesar 27.894 kg.

Selain menyutujui pembagian deviden tersebut, pada RUPTS kali ini juga merombak susunan Dewan Komisaris. Yaitu mengangkat Deden Kusdian dan Arif Baharudin menjadi anggota komisaris. Keduanya menggantikan Bambang Gatot Ariyono dan Robert A. Simanjutak.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X