Tren KTA Meningkat Jelang Lebaran, BRI Ingin Saingi Pinjol

Kompas.com - 25/04/2019, 08:35 WIB
Ilustrasi Thinkstockphotos.comIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Rakyat Indonesia memprediksi pengajuan Kredit Tanpa Agunan ( KTA) akan meningkat menjelang pada kuartal II 2019. Hal ini disebabkan adanya momentum Ramadhan dan hari raya Idul Fitri.

Direktur Konsumer Bank BRI Handayani mengatakan, pihaknya telah menyiapkan strategi menghadapi lonjakan permintaan KTA tersebut.

"Q-II ada Ramadhan dan Lebaran, kemudian tahun ajaran baru, biasanya kredit tanpa agunan ini permintaannya meningkat. Jadi harapannya di Q-II ini akan meningkat lebih banyak," ujar Handayani di Jakarta, Rabu (24/4/2019).

Handayani mengatakan, agar proses pengajuan dan pencairan KTA lebih cepat, mereka mengandalkan digitalisasi perbankan melalui produk BRISpot. Diketahui, kinerja segmen mikro BRI salah satunya didorong aplikasi tersebut.

BRISpot membuat proses kredit mikro lebih cepat, efisien, paperless dan digital base. Bahkan, saat ini seluruh tenaga pemasar mikro BRI telah menggunakan BRISpot dalam melakukan proses kredit.

"Tahun ini kita rull menggunakan BRISpot untuk percepatan proses, jadi kita mendigitalisasi semua proses," kata Handayani.

Handayani mengatakan, BRI terus mengoptimalkan kinerja BRISpot agar bisa melayani pengajuan kredit lebih cepat. Ia ingin prosesnya dipangkas dari waktu dua hari menjadi hitungan jam saja.

Dengan demikian, BRISpot bisa menyaingi kinerja peer-to-peer lending atau aplikasi pinjaman online yang menjamur saat ini.

"Ini harapannya bisa menyaingi fintech-fintech yang juga memberikan kredit tanpa agunan yang sangat agresif di market," kata Handayani.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X