Bulog, "Upgrade" Gudang Dong!

Kompas.com - 25/04/2019, 18:09 WIB
Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution (Tengah) saat konferensi pers di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Senin (4/2/2019) Dokumentasi Kementerian Koordinator Perekonomian Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution (Tengah) saat konferensi pers di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Senin (4/2/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution meminta Bulog memperbaiki fasilitas gudang yang dimilikinya.

Menurut mantan Gubernur Bank Indonesia itu, perbaikan fasilitas gudang Bulog sangat penting untuk menjawab sejumlah persoalan pangan.

Misalnya persoalan beras, Darmin meminta Bulog menambah fasilitas pengering padi (dryer) agar lebih banyak membeli gabah petani, bukan membeli beras.

"Karena petani itu pada dasarnya tidak menghasilkan beras, tetapi gabah," ujarnya dalam konferensi pers, Jakarta, Kamis (25/4/2019).

Baca juga: Jadi Lumbung Padi, Merauke Kembali Lepas Ekspor Beras ke Mancanegara

Darmin mengakui membangun gudang dengan fasilitas dryer tak bisa dilakukan cepat. Oleh karena itu ia menyarankan agar hal itu dilakukan secara bertahap.

Meski begitu, pemerintah mempersilakan Bulog untuk membuka opsi lain. Misalnya bekerja sama dengan perusahaan penggilingan kecil di setiap daerah yang terdapat gudang Bulog.

Selain itu, Darmin juga meminta agar Bulog memperbanyak fasilitas gudang yang mampu menyimpan bawang dan cabai hingg 6 bulan.

Darmin menilai, hal ini penting untuk menjawab persoalan musiman yakni lonjakan harga bawang dan cabai saat tidak musim panen.

Pemerintah juga mempersilahkan pihak swasta untuk ikut membangun gudang tersebut bila tertarik.

"Dengan begitu kita ke depan bisa menjawab jangan terlalu turunlah harganya waktu panan dan kemudian naik pasca panen," kata dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X