Uber Bakal Melantai di Bursa, Siapa yang Bakal Tambah Kaya?

Kompas.com - 28/04/2019, 13:32 WIB
CEO Uber Travis Kalanick QuartzCEO Uber Travis Kalanick

NEW YORK, KOMPAS.com - Perusahaan penyedia aplikasi transportasi Uber akan melantai di bursa New York Stock Exchange dengan skema penawaran umum perdana atau initial public offering ( IPO) pada bulan depan. Uber mengincar dana segar sebesar 9 miliar dollar AS dari IPO.

Dikutip dari CNBC, Minggu (28/4/2019), Uber berencana melepas 180 juta sahamnya ke publik dengan kisaran harga 44 hingga 50 dollar AS per lembar saham. Dengan demikian, valuasi pasar Uber mencapai 80,53 miliar hingga 91,51 miliar dollar AS.

Adapun kapitalisasi pasar Uber diperkirakan bakal mencapai 73,7 miliar dollar AS. Meski harga penawaran saham lebih rendah dari yang ditargetkan, namun IPO Uber tetap menjadi yang terbesar pada tahun ini.

Baca juga: Kembangkan Bisnis Mobil Swakemudi, Uber Dapat Pendanaan Rp 14 Triliun

IPO Uber pun banyak dinantikan lantaran IPO Lyft, pesaingnya, yang telah terlebih dahulu dilakukan nyatanya hasilnya mengecewakan. Saham Lyft merosot lebih dari 27 persen sejak melantai di bursa pada akhir Maret 2019 lalu.

IPO Uber pun akan membuat para pemegang sahamnya makin kaya. Dengan asumsi harga saham 47 dollar AS per lembar, maka Softbank sebagai pemegang saham terbesar akan memperoleh keuntungan terbesar pula.

Softbank diperkirakan bakal meraup lebih dari 10 miliar dollar AS dari IPO Uber. Adapun pendiri dan mantan CEO Uber Travis Kalanick akan memperoleh dana segar sebesar 5,3 miliar dollar AS dari IPO.

Baca juga: Akan Melantai di Bursa AS, Uber Kemungkinan Tak Cetak Untung

Sementara itu, sesama pendiri Uber, Garrett Camp diprediksi bakal memperoleh 3,7 miliar dollar AS.

Sebagai informasi, Softbank memiliki 12,8 persen saham Uber. Sedangkan Benchmark Capital Partners memiliki 8,5 persen saham Uber.

Kalanick memiliki persentase saham sebesar 6,7 persen dan Camp sebesar 4,6 persen. Adapun Public Investment Fund milik Arab Saudi memiliki 4,3 persen saham Uber, Alphabet 4,2 persen, dan Ryan Graves sebesar 1,9 persen.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber CNBC
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X