6 Mei, Citilink Terbang Perdana dari Bandara Internasional Yogyakarta

Kompas.com - 30/04/2019, 08:36 WIB
Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) sudah memiliki 100 persen sisi udara, terdiri runway atau landas pacu sepanjang 3.250 meter dan lebar 75 meter. Apron mampu menampung 23 parking stand lesawat di luasan 159.140 m2. Landasan ini dirancang bisa didarati pesawat komersil terbesar maupun terberat di dunia, yakni  melayani lalu lintas pesawat kecil hingga jenis pesawat komersil berbadan lebar (wide body), seperti Airbus A380 serta Boeing 747 dan 777. PT Angkasa Pura I (Persero) merencanakan penerbangan perdana pada 29 April 2019 depan. KOMPAS.COM/DANI JBandara Yogyakarta International Airport (YIA) sudah memiliki 100 persen sisi udara, terdiri runway atau landas pacu sepanjang 3.250 meter dan lebar 75 meter. Apron mampu menampung 23 parking stand lesawat di luasan 159.140 m2. Landasan ini dirancang bisa didarati pesawat komersil terbesar maupun terberat di dunia, yakni melayani lalu lintas pesawat kecil hingga jenis pesawat komersil berbadan lebar (wide body), seperti Airbus A380 serta Boeing 747 dan 777. PT Angkasa Pura I (Persero) merencanakan penerbangan perdana pada 29 April 2019 depan.

KULON PROGO, KOMPAS.com - Maskapai penerbangan Citilink akan melakukan penerbangan pertama  di Bandara Internasional Yogyakarta, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, 6 Mei 2019.

VP Network Management PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Teten Wardaya mengatakan,  dengan penerbangan di Bandara Internasional Yogyakarta ini, berarti dari enam kali pembukaan bandara baru, Citilink melakukan penerbangan perdana tiga kali. Setelah sebelumnya di Kertajati dan Samarinda.

"Citilink sudah berkoordinasi dengan AP I melakukan penerbangan joy flying pada 29 April. Kami siap melakukan penerbangan ke Bandara Internasional Yogyakarta," kata Teten, Senin (29/4/2019).

Menurut dia, sebagai bentuk dukungan kepada PT Angkasa Pura I dengan rencana pengoperasian minimal Bandara Internasional Yogyakarta, pihaknya akan melakukan uji coba penerbangan dari Bandara Sukarna-Hatta ke Bandara Internasional Yogyakarta pada 2 Mei dengan menggunakan pesawat Airbus 320.

Baca juga: AirAsia Ingin Caplok Citilink

"Kalau sudah selesai dan lancar, kami akan  melakukan penerbangan komersial pada 6 Mei dari Bandara Halim Perdana Kusuma ke Bandara Internasional Yogyakarta. Rencana terbang pada 11.30 WIB," ucap Teten.

Dia mengatakan saat ini pihaknya masih dalam proses pengurusan rute dan slot ke Kementerian Perhubungan, melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara.

"Setelah izin rute turun, pada 6 Mei melakukan penerbangan pertama dan menyosialisasikan kepada konsumen pengguna jasa pesawat," sebutnya.

Terkait, volume penerbangan ke Bandara NYIA, Teten mengatakan masih melakukan analisa peminat pasar.

"Kami akan menentukan volume penerbangan setelah melihat minat konsumen pascapenerbangan perdana," katanya.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

ABM Investama Putuskan Tidak Tebar Dividen, Ini Alasannya

ABM Investama Putuskan Tidak Tebar Dividen, Ini Alasannya

Whats New
Beli Saham Holywings, Nikita Mirzani Gelontorkan Miliaran Rupiah

Beli Saham Holywings, Nikita Mirzani Gelontorkan Miliaran Rupiah

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Melihat Hubungan Ayah dan Anak Perempuannya Lebih Dalam

[KURASI KOMPASIANA] Melihat Hubungan Ayah dan Anak Perempuannya Lebih Dalam

Rilis
Hotman Paris Jor-joran Cairkan Deposito untuk Beli Saham Holywings

Hotman Paris Jor-joran Cairkan Deposito untuk Beli Saham Holywings

Whats New
Menaker Ancam Perusahaan Yang Tak Bayar THR akan Dikenai Sanksi Tegas

Menaker Ancam Perusahaan Yang Tak Bayar THR akan Dikenai Sanksi Tegas

Rilis
Ini Alasan Nikita Mirzani Beli Saham Holywings Hingga Miliaran Rupiah

Ini Alasan Nikita Mirzani Beli Saham Holywings Hingga Miliaran Rupiah

Whats New
Jelang Lebaran, BPH Migas Minta Pertamina Jaga Pasokan BBM di Sumbagsel

Jelang Lebaran, BPH Migas Minta Pertamina Jaga Pasokan BBM di Sumbagsel

Whats New
Lindungi Konsumen dan Industri, Kemenperin Dorong Penerapan SNI untuk Perhiasan

Lindungi Konsumen dan Industri, Kemenperin Dorong Penerapan SNI untuk Perhiasan

Rilis
Hotman Paris Targetkan Holywings Punya 100 Outlet dan IPO di Bursa

Hotman Paris Targetkan Holywings Punya 100 Outlet dan IPO di Bursa

Whats New
AirNav Pastikan Video Viral yang Menampilkan Penerbangan Berisi WNA Hoaks

AirNav Pastikan Video Viral yang Menampilkan Penerbangan Berisi WNA Hoaks

Whats New
Terjebak di Skala Kecil, Koperasi Perlu Merger dan Amalgamasi

Terjebak di Skala Kecil, Koperasi Perlu Merger dan Amalgamasi

Whats New
Lonjakan Kunjungan ke Pusat Perbelanjaan Diramal Bakal Terjadi Saat Libur Lebaran

Lonjakan Kunjungan ke Pusat Perbelanjaan Diramal Bakal Terjadi Saat Libur Lebaran

Whats New
PLN akan Bangun Pembangkit EBT Setelah Program 35.000 MW Selesai

PLN akan Bangun Pembangkit EBT Setelah Program 35.000 MW Selesai

Whats New
Jelang Lebaran, BCA Siapkan Uang Tunai Rp 53 Triliun

Jelang Lebaran, BCA Siapkan Uang Tunai Rp 53 Triliun

Whats New
Kanwil DJP Nusa Tenggara Serahkan Tersangka Kasus Tindak Pidana Perpajakan

Kanwil DJP Nusa Tenggara Serahkan Tersangka Kasus Tindak Pidana Perpajakan

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X