Liburan saat Bulan Puasa? Jangan Abaikan ini

Kompas.com - 30/04/2019, 11:12 WIB
Ilustrasi liburan dengan mobil SHUTTERSTOCKIlustrasi liburan dengan mobil

KOMPAS.com - Siapa bilang saat berpuasa itu harus di rumah melulu? Anda bisa bepergian ke mana saja selama berpuasa, termasuk ke luar negeri untuk menikmati suasana puasa yang berbeda.

Pergilah menjelajah tempat-tempat baru dan jadikan bulan Ramadhan kali ini lebih menyenangkan dari puasa tahun sebelumnya.

Tentunya, ada beberapa hal yang harus dipersiapkan agar puasa Anda tidak terganggu selama liburan nanti.

Persiapan apa saja yang dibutuhkan agar liburan berjalan lancar dan menyenangkan?

Baca juga: Jangan Diremehkan, Ini 4 Kesalahan Keuangan saat Liburan ke Luar Negeri

Lakukan tips-tips ini seperti dikutip dari Cermati.com:

1.  Menentukan dan Memilih Destinasi Liburan yang Tepat

Pertama-tama, tentukan destinasi liburan, apakah itu di dalam negeri atau di luar negeri. Hindari destinasi yang terlalu jauh karena dapat menguras lebih banyak tenaga. Sebagai gantinya, Anda bisa memilih tempat yang letaknya masih berdekatan dengan kota tempat tinggal.

Kalaupun ingin ke luar negeri, sebaiknya kunjungilah negara-negara tetangga, seperti Malaysia, Singapura, atau lainnya yang hanya membutuhkan jarak tempuh sekitar 1 atau 2 jam lebih.

Pastikan kota atau negara yang Anda kunjungi ramah muslim untuk mengurangi godaan yang datang dari dunia luar. Misalnya godaan makan atau minum karena sebagian kafe atau restoran di tempat tujuan yang muslim friendly biasanya akan ditutup di siang hari.

2.  Mengunjungi Tempat Wisata yang Ada di dalam Ruangan

Liburan kurang afdol rasanya kalau tidak mengujungi tempat wisata populer. Namun apabila jadwal liburan Anda bertepatan di ulan Ramadhan, sebaiknya pilih tempat wisata di dalam ruangan.

Bukan tanpa alasan, menghabiskan waktu di dalam ruangan lebih hemat tenaga ketimbang di luar ruang. Sehingga Anda tidak akan cepat lelah karena dehidrasi dan lainnya.

Tempat wisata di dalam ruangan yang bisa dikunjungi, seperti museum, masjid yang terkenal, galeri seni, atau perpustakaan, dan lainnya. Tempat wisata seperti ini bisa memperkaya wawasan Anda sekaligus memanjakan mata akan keindahan seni.

3.  Tidak Membawa Barang Bawaan yang Terlalu Berat

Selama menjelajah tempat wisata di negara tujuan, bawalah barang secukupnya. Misalnya, kamera, tisu, kacamata, ponsel, charger, atau pelembab. Jangan membawa barang yang terlalu berat. Selain kurang nyaman, menggendong barang yang terlalu berat akan menguras banyak tenaga.

Jika Anda ingin menjelajah hingga malam hari, sebaiknya bawalah perlengkapan ibadah. Saat waktu berbuka puasa tiba, Anda bisa menyempatkan diri untuk beribadah di tempat destinasi liburan.

4.  Membawa Bekal Makanan Ringan dan Minuman Secukupnya

Jangan lupa membawa makanan ringan atau minuman. Bekal ini bisa disantap sebagai pengganjal perut bila Anda belum menemukan restoran atau kafe untuk berbuka.

Alhasil, perut Anda tidak keroncongan atau masuk angin karena berpuasa selama belasan jam. Bawalah makanan ringan yang tahan lama namun bergizi dan tidak banyak mengandung minyak karena bisa menganggu tenggorokan Anda.

5.  Mengetahui Lokasi Tempat Beribadah Terdekat

Tidak seperti di Indonesia, tempat ibadah di luar negeri untuk negara-negara yang mayoritas bukan penduduk mulsim lebih sulit ditemukan. Agar ibadah tetap lancar, kunjungilah tempat wisata yang letaknya berdekatan dengan masjid. Apabila jam berbuka sudah tiba, kamu bisa masuk ke masjid untuk beribadah sebagaimana mestinya.

Bawalah perlengkapan ibadah, terutama alas untuk beribadah untuk mengantisipasi bila Anda tidak bisa menemukan tempat ibadah di sekitar. Dengan begini, Anda tetap bisa beribadah di mana saja, bukan?

6.  Beristirahat saat Badan Terasa Lelah

Tidak bisa dimungkiri, tubuh Anda lebih mudah lelah saat liburan di bulan puasa. Sebab asupan makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh kurang.

Maka dari itu, jangan terlalu memaksakan diri untuk menjelajah banyak tempat-tempat baru jika Anda tidak sanggup. Luangkan waktu untuk beristirahat saat tubuh merasa lelah.

Tidak harus tidur, duduk sambil meluruskan kaki dan tangan saja sudah cukup untuk merelaksasi tubuh. Jika tenaga sudah terisi kembali, Anda bisa melanjutkan perjalanan sesuai itinerary yang sudah disiapkan.

7.  Selalu Menyempatkan Sahur untuk Peroleh Energi

Mengingat seharian penuh Anda tidak akan makan dan minum sedikit pun sebelum waktu berbuka puasa tiba, maka jangan sampai Anda melewatkan sahur. Dengan sahur, Anda akan memiliki tenaga yang cukup untuk berkeliling.

8.  Menggunakan Transportasi, Tak Memaksakan Diri Banyak Jalan Kaki

Jika akses menuju destinasi wisata memungkinkan untuk naik kendaraan, sebaiknya jangan memaksakan diri untuk berjalan kaki. Sebab dengan banyak berjalan kaki, bisa-bisa Anda cepat kelelahan dan energi banyak terkuras yang membuat lemas sehingga tidak bisa menikmati waktu liburan Anda.

9.  Menggunakan Sunscreen saat Bepergian Siang Hari

Khusus yang suka bepergian di siang hari, jangan lupa menggunakan sunscreen untuk melindungi kulit dari paparan sinar Ultra Violet. Seperti yang Anda tahu, sinar UV tidak baik untuk kesehatan kulit.

Selain menyebabkan kulit belang, sinar UV dapat membuat kulit kering dan kusam. Bagaimanapun juga, Anda harus tetap menjaga kulit selama bulan puasa. Kulit yang sehat dan cerah membuat semakin percaya diri untuk menyambut momen Lebaran nanti, bukan?

Artikel ini merupakan kerja sama Kompas.com dan Cermati.com. isi artikel di luar tanggung jawab Kompas.com.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X