KILAS

Di Kuartal I Tahun 2019, PGN Raih Laba Bersih Rp 920 Miliar

Kompas.com - 30/04/2019, 21:43 WIB
Ilustrasi kegiatan PGN Dok Humas PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN)Ilustrasi kegiatan PGN

KOMPAS.com - PT Perusahaan Gas Negara Tbk ( PGN) berhasil mencatatkan kinerja keuangan yang positif pada periode triwulan I tahun 2019. Sepanjang tiga bulan pertama pada 2019 ini, PGN berhasil membukukan pendapatan sebesar 860,5 juta dollar AS.

Pendapatan emiten berkode PGAS ini, terutama diperoleh dari hasil penjualan gas sebesar 661,5 juta dollar AS dan penjualan minyak dan gas sebesar 92,8 juta dollar AS.

Sementara itu, laba operasi interim konsolidasian pada kuartal I-2019 sebesar 162,5 juta dollar AS dan laba bersih sebesar 65 juta dollas AS atau setara Rp 920,2 Miliar (rata-rata kurs Rp 14.136 ) dengan EBITDA (pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi) 263 juta dollar AS.

“Pencapaian ini diperoleh lantaran PT PGN melakukan berbagai upaya optimalisasi sehingga mampu mencetak laba di tengah kondisi perekonomian saat ini,” kata Sekretaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama, di Jakarta, Selasa (29/04/2019).

Seperti dalam keterangan tertulisnya dijelaskan, selama periode Januari-Maret 2019, PGN menyalurkan gas bumi sebesar 2.904 british thermal unit per hari (BBTUD). Rinciannya, sepanjang kuartal I-2019 volume gas niaga 919 BBTUD dan volume transportasi gas bumi 1.985 BBTUD.

PGN yang kini berstatus sebagai Sub Holding Gas dengan mengakuisisi PT Pertamina Gas (Pertagas) optimistis akan mampu menjaga kinerja positif pada masa mendatang.

Menurut Rachmat, hal ini sejalan dengan upaya mendukung visi-misi pemerintah untuk meningkatkan perekonomian nasional. Makanya PGN optimistis kinerja perusahaan akan semakin membaik dengan tetap mengembangkan infrastruktur gas bumi untuk memperluas pemanfaatan gas bumi bagi masyarakat.

Seperti diketahui, PGN mengakuisisi 51 persen kepemilikan saham Pertagas dari Pertamina pada Jumat (28/12/2018). Transaksi akuisisi ini dibukukan dengan menggunakan metode penyatuan kepemilikan sesuai dengan PSAK 38 “Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali” karena PGN dan Pertagas merupakan entitas sepengendali di bawah Pertamina.

“Dengan begitu, PGN sebagai Sub Holding Gas akan jauh lebih optimal serta terjadi penguatan pada rantai bisnis gas bumi,” ungkap Rachmat.

RUPS tahun 2019

Pada Jumat (26/4/2019) lalu, PGN telah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun 2019. Dalam RUPS ini PGN mengumumkan pencapaian atas kinerja keuangan dan operasi sepanjang 2018.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X