ASEAN+3 Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Positif

Kompas.com - 02/05/2019, 20:30 WIB
IlustrasiSHUTTERSTOCK Ilustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Di tengah tekanan ekonomi global, negara-negara ASEAN bersama China, Jepang, dan Korea optimistis pertumbuhan ekonomi akan berlanjut disertai daya tahan sektor keuangan regional.

Optimisme dan kesamaan pandangan tersebut mengemuka pada pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral ASEAN+3 yang berlangsung di Nadi, Fiji, Kamis (2/5/2019).

“Dalam menghadapi tantangan global, negara anggota ASEAN+3 melakukan mitigasi dengan mendorong konsumsi dan perdagangan di kawasan," ujar Deputi Gubernur Bank Indonesia, Dody Budi Waluyo dalam keterangan tertulis, Kamis.

Rekalibrasi bauran kebijakan moneter, fiskal, dan makroprudensial diterapkan dengan penekanan pada ketahanan keuangan. Selain itu juga kesinambungan pertumbuhan ekonomi yang seimbang dan inklusif.

Baca juga: Kenapa Ekonomi Global Tiba-tiba Tampak Lebih Kuat?

Selain itu, reformasi struktural dilanjutkan dengan konsisten, termasuk mengeksplorasi pemanfaatan inovasi digital dalam mendukung pertumbuhan ekonomi.

Pada pertemuan tersebut, negara-negara ASEAN+3 sepakat untuk mengadopsi visi “Strategic Directions of ASEAN+3 Finance Process”, berupa inisatif dan rencana kerja ASEAN+3 dalam jangka menengah-panjang. Mereka berencana mengeksplorasi area potensial dalam rangka memperkuat ketahanan di kawasan.

Inistiatif dan rencana kerja tersebut mencakup penguatan Chiang Mai Initiative Multilateralisation (CMIM) sebagai jaring pengaman keuangan kawasan. Peranan CMIM sebagai regional self-help mechanism terus diperkuat dari sisi kerangka kerja dan operasionalisasinya.

Hal ini diharapkan agar CMIM tetap relevan serta responsif terhadap kebutuhan negara anggota ASEAN+3. Harmonisasi CMIM sebagai Regional Financial Arrangement (RFA) dengan fasilitas IMF sebagai Global Financial Safety Net (GFSN) juga terus ditingkatkan agar semakin selaras.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Close Ads X