KILAS

Antam Beberkan Capaian Positifnya di Triwulan I 2019

Kompas.com - 03/05/2019, 17:00 WIB
Ilustrasi kegiatan produksi emas di PT Aneka Tambang Tbk (Antam) Dok. Humas PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM Ilustrasi kegiatan produksi emas di PT Aneka Tambang Tbk (Antam)

Komoditas alumina

Pada akhir tahun 2018, Antam kembali mengoptimalkan operasi Pabrik Chemical Grade Alumina (CGA) Tayan, melalui entitas anak perusahaannya, PT Indonesia Chemical Alumina (PT ICA)

“Operasional kembali pabrik tersebut seiring dengan selesainya proses akuisi keseluruhan saham PT ICA yang bernilai 1 juta dollar AS,” ucap Arie Ariotedjo.

Hasilnya pada 1Q19 PT ICA telah memproduksi alumina 14.042 ton dengan tingkat penjualan sebesar 12.231 ton alumina. Iailai penjualan produk ini mencapai Rp94,90 miliar.

Dengan adanya transfer teknologi, pengembangan produk serta dukungan pemasaran, perusahaan optimis komoditas produk alumina Antam tetap memiliki daya saing global dan dapat memberikan nilai ekonomi yang positif bagi perusahaan dan para pemegang saham.

Proyek pertumbuhan Antam Berjalan On-Track

Lebih lanjut Arie Ariotedjo menjelaskan, sejalan dengan strategi pengembangan perusahaan yang berbasis pada hilirisasi mineral, saat ini Antam juga berfokus untuk menyelesaikan proyek pengembangan utama perusahaan.

“Proyek kunci Antam saat ini mencakup Proyek Pembangunan Pabrik Feronikel Haltim (P3FH) berjalan on track dengan realisasi kontsruksi sebesar 95 persen sampai akhir 1Q19,” kata dia.

Direncanakan pabrik Feronikel Haltim (Line 1) memiliki kapasitas produksi sebesar 13.500 TNi, akan memasuki fase produksi komersial pada Semester II Tahun 2019.

Nantinya dengan selesainya proyek pembangunan pabrik feronikel Haltim (Line 1) akan meningkatkan kapasitas total terpasang feronikel Antam sebesar 50 persen, dari kapasitas produksi feronikel terpasang saat ini sebesar 27.000 TNi menjadi 40.500 TNi per tahun.

Dalam hal pengembangan komoditas bauksit, saat ini Antam terus berfokus pada pembangunan pabrik Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) bekerjasama dengan PT Inalum (Persero) sebagai Holding Industri Pertambangan.

Direncanakan pabrik SGAR memiliki kapasitas produksi sebesar 1 juta ton SGA per tahun (Tahap 1) akan mulai berproduksi pada tahun 2022.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X