Awal Ramadhan, Pertamina Siapkan 8 Juta Tabung Elpiji 3 Kg Per Hari

Kompas.com - 05/05/2019, 10:20 WIB
Jelang memasuki bulan Ramdhan, satuan tugas Ramadhan dan Idul Fitri (Satgas Rafi) Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I mulai siaga menyiapkan kebutuhan BBM, elpiji dan avtur. PERTAMINA MOR IJelang memasuki bulan Ramdhan, satuan tugas Ramadhan dan Idul Fitri (Satgas Rafi) Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I mulai siaga menyiapkan kebutuhan BBM, elpiji dan avtur.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pertamina (persero) menyiapkan 8 juta tabung elpiji 3 kilogram per hari pada minggu pertama Ramadhan 2019. Stok tersebut lebih banyak ketimbang hari biasa yang hanya sebanyak 7 juta tabung elpiji 3 kilogram.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman menjelaskan, penambahan 3 Ribu MT elpiji (ekuivalen 1 juta tabung elpiji 3 Kg) ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan elpiji 3 kg di masyarakat dapat terpenuhi dengan baik mengingat frekuensi penggunaan akan cenderung meningkat. 

“Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat tersebut, pada minggu pertama Ramadhan ini Pertamina menyediakan pasokan elpiji lebih besar dari hari-hari biasa," ujar Fajriyah dalam keterangan tertulisnya, Minggu (5/5/2019).

Peningkatan pasokan elpiji tersebut, tambah Fajriyah terjadi di hampir seluruh wilayah Indonesia. Sehingga seluruh Marketing Operation Region (MOR) Pertamina telah menyiapkan pasokan elpiji sesuai dengan perkiraan kenaikan konsumsi di masing-masing provinsi.

Baca juga: Ini Jam Kerja Bagi PNS pada Bulan Ramadhan Ini

Penambahan alokasi ini bervariasi untuk seluruh wilayah di Indonesia. Pada MOR I (Sumatera Bagian Barat dan Utara), MOR II (Sumatera Bagian Selatan), MOR III (Jakarta, Banten dan Jawa Barat), MOR IV (Jateng & DIY) dan MOR VII (Sulawesi) rata-rata alokasi LPG naik antara 6 - 11 persen . Sementara pada MOR V (Jatim, Bali, NTB dan NTT) dan MOR VI (Balikpapan) kenaikan bekisar antara 27 - 29 persen.

“Dengan adanya tambahan alokasi ini, masyarakat tidak perlu khawatir mengenai pasokan elpiji  3 kg. Satgas Pertamina juga akan terus memonitor konsumsi elpiji, sehingga bila terjadi lonjakan Pertamina dapat mengantisipasi lebih cepat," kata Fajriyah.

Lebih lanjut Fajriyah menuturkan, elpiji 3 Kg merupakan produk yang disubsidi oleh negara dan diperuntukkan bagi kalangan warga tidak mampu. Karena itu, masyarakat yang sudah dalam kategori mampu diharapkan dapat menggunakan elpiji non subsidi seperti Bright Gas yang juga tersedia di agen, pangkalan dan modern minimarket.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X