Kurangi Kecelakaan Lalu Lintas, Jasa Raharja Adakan Mudik Gratis

Kompas.com - 07/05/2019, 11:22 WIB
Direktur Utama Jasa Raharja Budi Rahardjo dan jajaran Direktur Jasa Raharja dalam konferensi pers BUMN Mudik Bareng 2019 di Jakarta, Selasa (7/5/2019). KOMPAS.com/FIKA NURUL ULYADirektur Utama Jasa Raharja Budi Rahardjo dan jajaran Direktur Jasa Raharja dalam konferensi pers BUMN Mudik Bareng 2019 di Jakarta, Selasa (7/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Jasa Raharja kembali menyelenggarakan mudik gratis yang ke-14 . Mudik gratis ini dikhususkan untuk pengendara motor sehingga mengurangi kecelakaan lalu lintas roda dua yang mencapai 70 persen saat mudik lebaran.

"Korban kecelakaan yang menggunakan roda dua sekitar 70 persen. Untuk itu Jasa Raharja menyelenggarakan mudik gratis sehingga mampu memindahkan pemudik yang mengendarai motor ke dalam sarana transportasi lain," ucap Direktur Utama Jasa Raharja Budi Rahardjo Slamet di Jakarta, Selasa (7/5/2019).

Untuk tahun 2019, Jasa Raharja memberikan 3 tipe moda transportasi, yaitu kereta api, bus, dan kapal laut. Kementrian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pun telah menunjuk Jasa Raharja untuk memberangkatkan minimal 250.000 pemudik.

"BUMN menunjuk Jasa Raharja untuk memberangkatkan minimal 250.000 pemudik. Hari ini telah ada kurang lebih 200.000 pendaftar, ada kenaikan sebesar 23 persen," papar Budi.

Baca juga: Menhub Kaji Penerapan Ganjil Genap di Jalan Tol Saat Mudik Lebaran

Budi menyebut, Jasa Raharja menyediakan 620 bus dengan total penumpang 31.088, meningkat 3,38 persen dibanding tahun sebelumnya.

Kereta api pun demikian, Jasa Raharja telah menambah 2 rangkaian menjadi 10 rangkaian. Saat ini, peningkatan penumpang berada di angka 35,53 persen menjadi 6,592 penumpang dibanding tahun sebelumnya sebesar 4.864 orang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Peningkatan yang paling signifikan berada di kapal laut. Saat ini penumpangnya meningkat 150 persen menjadi 2.500 penumpang. Padahal, tahun lalu hanya sekitar 1.000 orang. Untuk itu, Jasa Raharja menambahnya menjadi 5 trip," sebut Budi.

Peningkatan-peningkatan dalam berbagai lini ini, papar Rudi, meningkat 6 persen dari total jumlah penumpang, karena Jasa Raharja melihat antusiasme peserta mudik di tahun lalu.

Budi berharap, program mudik gratis ini mampu menekan angka kematian dan kecelakaan di jalan raya saat mudik disamping meningkatkan perekonomian masyarakat di kampung.

"Kami berharap tingkat kecelakaan karena mobilitas yang semakin tinggi bisa kita tekan sehingga tidak ada korban di jalan yang sia-sia. Karena tadinya mereka mau senang-senang di kampung bertemu keluarga," harap Budi.

bukan hanya keselamatan dan keamanan bagi para pemudik gratis, Jasa Raharja juga memberikan fasilitas kepada pemudik lain dengan membuat 15 titik rest area untuk checkpoin (pengecekan). Check poin ini dilengkapi dengan fasilitas memadai.

Adapun, fasilitas tersebut antara lain fasilitas kesehatan beserta dokternya, tempat istirahat, alat pijat refleksi, bengkel kecil, kantin, dan galon-galon BBM.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bali Resmi Dibuka, Sandiaga: Wisman Bisa Beli Asuransi Saat Tiba di Indonesia

Bali Resmi Dibuka, Sandiaga: Wisman Bisa Beli Asuransi Saat Tiba di Indonesia

Whats New
Evaluasi PPKM: Tempat Bermain Anak di Mal Boleh Buka hingga Waspada Gelombang Ketiga

Evaluasi PPKM: Tempat Bermain Anak di Mal Boleh Buka hingga Waspada Gelombang Ketiga

Whats New
Bos OJK ke Pinjol Legal: Beri Suku Bunga Lebih Murah dan Perbaiki Cara Penagihan

Bos OJK ke Pinjol Legal: Beri Suku Bunga Lebih Murah dan Perbaiki Cara Penagihan

Whats New
Buwas Sebut Bulog Berpotensi Merugi, Ini Sebabnya

Buwas Sebut Bulog Berpotensi Merugi, Ini Sebabnya

Whats New
[POPULER MONEY] PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang | BI soal  Uang dengan Cap 'ADS'

[POPULER MONEY] PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang | BI soal Uang dengan Cap "ADS"

Whats New
Ini Daftar Proyek Kereta Cepat yang Alami Pembengkakan Biaya

Ini Daftar Proyek Kereta Cepat yang Alami Pembengkakan Biaya

Whats New
BNI Benarkan akan Caplok Bank Kecil

BNI Benarkan akan Caplok Bank Kecil

Whats New
 Cara dan Syarat Menukarkan Uang Rusak di BI

Cara dan Syarat Menukarkan Uang Rusak di BI

Whats New
Menkes Pastikan Jemaah RI Penerima Vaksin Sinovac Bisa Jalani Ibadah Umrah

Menkes Pastikan Jemaah RI Penerima Vaksin Sinovac Bisa Jalani Ibadah Umrah

Whats New
Kementan Pastikan Stok Pupuk Subsidi di Subang Aman

Kementan Pastikan Stok Pupuk Subsidi di Subang Aman

Rilis
Jenius Bank BTPN Dukung Penangkapan Polisi terhadap Terduga Pelaku Kejahatan Perbankan

Jenius Bank BTPN Dukung Penangkapan Polisi terhadap Terduga Pelaku Kejahatan Perbankan

BrandzView
 Grace Period Adalah Masa Tenggang Pembayaran Utang, Apa Itu?

Grace Period Adalah Masa Tenggang Pembayaran Utang, Apa Itu?

Spend Smart
Tak Capai Target Vaksinasi, Bogor dan Tangerang Gagal Berstatus PPKM Level 2

Tak Capai Target Vaksinasi, Bogor dan Tangerang Gagal Berstatus PPKM Level 2

Whats New
PLN Jamin Pasokan Listrik Selama Penyelenggaraan Balapan di Mandalika

PLN Jamin Pasokan Listrik Selama Penyelenggaraan Balapan di Mandalika

Rilis
Banyak Kegiatan Abaikan Protokol Kesehatan, Pemerintah Mulai Waspada Gelombang Ketiga Covid-19

Banyak Kegiatan Abaikan Protokol Kesehatan, Pemerintah Mulai Waspada Gelombang Ketiga Covid-19

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.