104 BUMN Gelar Mudik Bareng Lebaran 2019

Kompas.com - 07/05/2019, 12:45 WIB
Direktur Utama Jasa Raharja Budi Rahardjo dan jajaran Direktur Jasa Raharja dalam konferensi pers BUMN Mudik Bareng 2019 di Jakarta, Selasa (7/5/2019). KOMPAS.com/FIKA NURUL ULYADirektur Utama Jasa Raharja Budi Rahardjo dan jajaran Direktur Jasa Raharja dalam konferensi pers BUMN Mudik Bareng 2019 di Jakarta, Selasa (7/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Badan Usaha Milik Negara ( BUMN) kembali mengadakan mudik gratis Lebaran 2019. Tahun ini, mudik gratis diikuti oleh 104 BUMN, meningkat dibanding tahun sebelumnya yakni 64 BUMN.

PT Jasa Raharja (Persero) ditunjuk menjadi Satuan Tugas (Satgas) yang keempat kalinya.

"Kami ditunjuk kembali menjadi Satgas BUMN Mudik Bareng keempat kalinya. Untuk kegiatan mudik 2019, BUMN yang akan tergabung menjadi 104 BUMN, naik 66,7 persen atau 40 poin dibanding tahun sebelumnya," kata Budi Rahardjo Slamet di Jakarta, Senin (7/5/2019).

Baca juga: Kurangi Kecelakaan Lalu Lintas, Jasa Raharja Adakan Mudik Gratis

Nantinya, sebanyak 250.000 pemudik akan diberangkat ke 136 kota tujuan. Meski memberangkatkan pemudik ke 136 kota tujuan, terdapat beberapa kota yang tidak diminati pemudik sehingga kuotanya pun diperkecil.

"Kota-kota terdekat seperti Kuningan itu tidak diminati. Karena menurut mereka kalau mudik bareng kami itu lama, kalau sendiri bisa lebih cepat. Satu sampai dua hari sudah sampai. Oleh karena itu, kota tujuan pun menurun dibanding tahun lalu," ungkap Budi.

Namun, BUMN tetap menyediakan berbagai moda transportasi untuk terus memberikan fasilitas memadai bagi para pemudik. Moda transportasi itu antara lain bus, kapal laut, kereta api, dan pesawat udara.

Baca juga: Ramadhan, Pupuk Indonesia Beri Santunan hingga Gelar Mudik Gratis

Adapun, moda-moda transportasi ini meningkat dibanding tahun lalu. Untuk bus, terjadi peningkatan hingga 14,82 persen menjadi 3.897 bus. Diikuti dengan kapal laut sebesar 16,95 persen menjadi 138 kapal, pesawat udara sebesar 32,74 persen menjadi 76 pesawat, dan kereta api sebesar 2 persen menjadi 49 rangkaian.

Budi mengatakan, keberangkatan tiap moda pun berbeda-beda. Untuk kapal laut dan kereta api, keberangkatan akan dilakukan tanggal 26 Mei 2019. Sedangkan untuk bus, keberangkatan akan dilakukan tanggal 30 Mei 2019.

Saat ini, Kementrian BUMN melalui Jasa Raharja sebagai Satgas tengah melakukan verifikasi data penumpang yang menggunakan moda transportasi bus hingga 11 Mei 2019 mendatang.

"Kami saat ini sedang melakukan verifikasi data calon penumpang yang sebelumnya telah daftar online. Selain itu, verifikasi ini juga untuk memberikan fasilitas berupa kaos, topi, goodie bag berisi makanan, dan obat-obatan ringan," ucap Budi.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Manfaatkan Ceker Ayam Jadi Sepatu, Bisnis Ini Bisa Bertahan di Tengah Pandemi

Manfaatkan Ceker Ayam Jadi Sepatu, Bisnis Ini Bisa Bertahan di Tengah Pandemi

Whats New
Curhatan Sri Mulyani, Sulitnya Membuat Kebijakan Ditengah Pandemi

Curhatan Sri Mulyani, Sulitnya Membuat Kebijakan Ditengah Pandemi

Whats New
Menteri Edhy Bantah Terlibat Tentukan Eksportir Benih Lobster

Menteri Edhy Bantah Terlibat Tentukan Eksportir Benih Lobster

Whats New
Presiden Marah soal Anggaran Kesehatan, Datanya Benarkah?

Presiden Marah soal Anggaran Kesehatan, Datanya Benarkah?

Whats New
Tesla Jadi Perusahaan Otomotif Paling Bernilai di Dunia, Kekayaan Elon Musk Naik 21 Miliar Dollar AS

Tesla Jadi Perusahaan Otomotif Paling Bernilai di Dunia, Kekayaan Elon Musk Naik 21 Miliar Dollar AS

Whats New
[POPULER DI KOMPASIANA] Membedah Pajak Netflix | Cerita Pekerja Proyek | 'Body Shaming' di Sekitar Kita

[POPULER DI KOMPASIANA] Membedah Pajak Netflix | Cerita Pekerja Proyek | "Body Shaming" di Sekitar Kita

Rilis
Sinar Mas Beri Edukasi Lingkungan kepada Masyarakat melalui Festival Hijau BSD City ke-17

Sinar Mas Beri Edukasi Lingkungan kepada Masyarakat melalui Festival Hijau BSD City ke-17

Rilis
Menko Airlangga Optimistis Pemulihan Ekonomi Makin Cepat pada Kuartal III-2020

Menko Airlangga Optimistis Pemulihan Ekonomi Makin Cepat pada Kuartal III-2020

Whats New
Mengenal Eigendom, Bukti Kepemikan Tanah Warisan Belanda

Mengenal Eigendom, Bukti Kepemikan Tanah Warisan Belanda

Whats New
OJK Disarankan Jadi Pengawas Pasar Modal dan Industri Keuangan Non-bank Saja

OJK Disarankan Jadi Pengawas Pasar Modal dan Industri Keuangan Non-bank Saja

Whats New
Tips Karier Sukses, Begini Cara Dekat dengan Atasan Tanpa Menjilat

Tips Karier Sukses, Begini Cara Dekat dengan Atasan Tanpa Menjilat

Work Smart
Kementan Alokasikan 15.320 Ton Pupuk Subsidi untuk Bulukumba

Kementan Alokasikan 15.320 Ton Pupuk Subsidi untuk Bulukumba

Rilis
Negara-Negara Ini Jalankan Sistem Pengawasan Bank di Bawah Bank Sentral

Negara-Negara Ini Jalankan Sistem Pengawasan Bank di Bawah Bank Sentral

Whats New
Persaingan Antar-bank BUMN yang Jadi Sorotan Erick Thohir

Persaingan Antar-bank BUMN yang Jadi Sorotan Erick Thohir

Whats New
Dihantam Pandemi, Maskapai Air France Pangkas 7.500 Karyawan

Dihantam Pandemi, Maskapai Air France Pangkas 7.500 Karyawan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X