Menhub Sebut Bakal Evaluasi Tarif Batas Atas Tiket Pesawat

Kompas.com - 07/05/2019, 13:21 WIB
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memberikan keterangan ketika berkunjung ke Bandung, Selasa (7/5/2019).KOMPAS.com/MURTI ALI LINGGA Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memberikan keterangan ketika berkunjung ke Bandung, Selasa (7/5/2019).

BANDUNG, KOMPAS.com - Hingga kini persoalan harga tiket pesawat masih menjadi keluhan masyarakat. Harga yang ditetapkan maskapai dinilai masih cukup mahal sehingga memberatkan.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, terkait hal ini pihaknya sudah mengkaji dan membahasnya lebih lanjut. Ini dilakukan supaya ada penurunan harga tiket nantinya.

"Tiket pesawat, kita sudah bicarakan dengan Menko Perekonomian," kata Budi Karya ditemui di Bandung, Selasa (7/5/2019).

Baca juga: Harga Tiket Pesawat Mahal, Menanti Sikap Pemerintah dan Langkah Maskapai

Budi menuturkan, terkait tarif tiket pesawat yang dikeluhkan masyarakat selama ini juga sudah dikomunikasikan dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution. Usai membahasnya, Kemenhub sudah menerima sejumlah saran dan masukan.

"Atas saran Pak Darmin, saya akan mengevaluasi batas atas dalam satu minggu ini akan kita evaluasi," ujarnya.

Menurutnya, jika dalam evaluasi nanti dan ada penuruan batas atas tarif tiket pesawat akan berdampak positif pada moda transportasi udara ini. Ujungnya, tidak ada lagi keluhan dan desakan dari masyarakat agar tiket pesawat bisa murah.

"Kalau batas atasnya bisa turun otomatis tidak ada lagi yang tinggi, itu akan turun dan otomatis yang lain lebih turun lagi," sebutnya.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X