Ombudsman: Bongkar-Pasang Kepala BP Batam Bikin Investasi Berantakan

Kompas.com - 09/05/2019, 09:36 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisioner Ombudsman Laode Ida mengatakan, dalam empat tahun terakhir, ada empat pergantian Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Pelabuhan Bebas dan Perdagangan Bebas Batam (BP KPBPB Batam). Hal ini tak hanya melanggar dari segi administrasi, tapi merugikan dunia usaha di sana.

"Gonta ganti ini menimbulkan ketidakpastian investasi di Batam dan menimbulkan kerugian bagi masyarakat dan kalangan usaha," ujar Laode di Gedung Ombudsman, Jakarta, Rabu (8/5/2019).

Jika dirata-rata, setiap pemimpin hanya menempati posisinya selama satu tahun. Padahal, dalam undang-undang Nomor 36 Tahun 2000 terkait kawasan perdagangan bebas disebutkan bahwa masa kerja kepala dan anggota BP Batam selama 5 tahun dan dapat diangkat kembali untuk satu kali masa jabatan.

Dengan demikian, Laode menilai gonta ganti empat pimpinan dalam empat tahun merupakan sesuatu yang janggal dan melanggar peraturan. Apalagi tanpa diketahui alasan yang jelas soal pencopotan setiap kepala.

"Ini kerugian materil dan moril bagi orang yang diganti dengan melanggar uu. Dia dianggap tidak berkompeten karena diganti," kata Laode.

Bahkan, Lukita Dinarsyah Tuwo yang diberhentikan sebagai Kepala BP Batam pada Desember 2018 itu mampu mendongkrak investasi si pulau Batam. Di 2017, pertumbuhannya hanya 17 persen. Begitu Lukita masuk dan melakukan oembenahan, di 2018, pertumbuhan ekonomi di Batam naik jadi 4,2 persen.

"Tapi ini tiba-tiba diganti dan mengeluarkan SK untuk pimpinan transisi. Yang bagus saja diganti," kata Laode.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.