Cukup Rp 10.000, Anda Bisa Punya Reksa Dana Syariah

Kompas.com - 09/05/2019, 20:16 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Tokopedia sebagai platform e-commerce kini tak hanya menjual barang-barang konsumsi. Dengan menggandeng Bareksa, mereka meluncurkan produk reksa dana syariah yang dikelola Mandiri Manajer Investasi bernama Mandiri Pasar Uang Syariah Ekstra. Produk ini menawarkan return hingga 5,7 persen pertahun.

Vice President Corporate Communications Tokopedia Nuraini Razak mengatakan, produk syariah ini diharapkan mampu mendorong masyarakat semakin melek investasi. Apalagi sistem syariah yang dipastikan memenuhi syariat Islam.

"Selain itu lebih aman karena reksa dana syariah diawasi OJK dan juga Dewan Pengawas Syariah," ujar Nuraini di Tokopedia Tower, Jakarta, Kamis (9/5/2019).

Selain Mandiri Pasar Uang Syariah Esktra, sebelumnya Tokopedia sudah punya produk investasi yang ditawarkan, yaitu Syailendra Dana Kas. Nuraini mengatakan, siapapun bisa membeli produk syariah Mandiri ini karena harga yang sangat terjangkau, mulai dari Rp 10.000.

Baca juga: Mau Investasi? Ini Tempat Beli Reksa Dana ‘Online’

Dengan adanya produk ini, Tokopedia ingin ikut berkontribusi terwujudnya inklusi keuangan di Indonesia. Sebab, di produk reksa dana yang dijalankan sebelumnya, animo masyarakat terhadap produk investasi cukup tinggi. Pengguna Tokopedia Reksa Dana tumbuh 37 kali lipat sejak pertama kali diluncurkan pada Maret 2018. Didukung dengan tren produk syariah tengah tumbuh positif di Indonesia, Nuraini optimistis produk ini dapat bertumbuh pesat dan mendorong peningkatan jumlah investor domestik.

"Produk ini istimewa buat kami karena selain aman, juga memberi kemudahan. dapat diakses investor dalam satu genggaman saja," kata Nuraini.

Sementara itu, CEO Bareksa Karaniya Dharmasaputra menilai, peluncurkan produk syariah ini dapat meningkatkan jumlah nasabah dan dana kelolaan reksa dana syariah yang saat ini masih kecil kontribusinya. Bareksa mencatat nilai dana kelolaan reksa dana syariah di platform investasi online mencapai 13 persen dari total AUM Bareksa.

"Jumlah nasabah Bareksa merepresentasikan lebih dari 40 persen jumlah nasabah reksa dana di Indonesia. Tren yang sama juga akan segera kita lihat di wilayah reksa dana syariah setelah peluncuran ini," kata Karaniya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

NIK Bakal Jadi NPWP Mulai 2023, Begini Cara Kerjanya

NIK Bakal Jadi NPWP Mulai 2023, Begini Cara Kerjanya

Whats New
Cegah Penyebaran PMK, Kementan Perketat Pengawasan Lalu Lintas Hewan di Pelabuhan

Cegah Penyebaran PMK, Kementan Perketat Pengawasan Lalu Lintas Hewan di Pelabuhan

Rilis
Gara-gara Cuitan Soal Politik, Elon Musk Kehilangan Kekayaan Rp 180 Triliun dalam Sehari

Gara-gara Cuitan Soal Politik, Elon Musk Kehilangan Kekayaan Rp 180 Triliun dalam Sehari

Whats New
Mentan Pastikan Ketersedian Hewan Ternak untuk Idul Adha Aman dan Bebas PMK

Mentan Pastikan Ketersedian Hewan Ternak untuk Idul Adha Aman dan Bebas PMK

Whats New
Cara Buat NPWP Online Orang Pribadi, Bisa dari Rumah

Cara Buat NPWP Online Orang Pribadi, Bisa dari Rumah

Whats New
Biaya Balik Nama Motor 2022 serta Syarat dan Cara Mengurusnya

Biaya Balik Nama Motor 2022 serta Syarat dan Cara Mengurusnya

Spend Smart
Kemenkop UKM dan Grab Sinergi Dorong UMKM Onboarding Digital

Kemenkop UKM dan Grab Sinergi Dorong UMKM Onboarding Digital

Rilis
Startup Workmate Angkat Eksekutif Baru Managing Director Indonesia

Startup Workmate Angkat Eksekutif Baru Managing Director Indonesia

Work Smart
Kemenko Perekonomian: Lin Che Wei Tak Terlibat dalam Pembahasan Minyak Goreng di Kementerian

Kemenko Perekonomian: Lin Che Wei Tak Terlibat dalam Pembahasan Minyak Goreng di Kementerian

Whats New
Gratis, Ini Syarat dan Cara Daftar GoFood 2022 Online

Gratis, Ini Syarat dan Cara Daftar GoFood 2022 Online

Smartpreneur
Cara Kerja Sistem MLFF Gunakan GNSS, Pengganti E-toll

Cara Kerja Sistem MLFF Gunakan GNSS, Pengganti E-toll

Whats New
Tinggal Sebulan, Harta yang Diungkap dalam PPS Tembus Rp 91,6 Triliun

Tinggal Sebulan, Harta yang Diungkap dalam PPS Tembus Rp 91,6 Triliun

Whats New
Pencabutan Larangan Ekspor CPO Dinilai Jadi Langkah Strategis Pulihkan Ekonomi

Pencabutan Larangan Ekspor CPO Dinilai Jadi Langkah Strategis Pulihkan Ekonomi

Whats New
Kemenko Perekonomian Ungkap Peran Lin Che Wei di Pemerintah, Ini Jawabannya

Kemenko Perekonomian Ungkap Peran Lin Che Wei di Pemerintah, Ini Jawabannya

Whats New
Catat Syarat dan Cara Daftar GrabFood 2022 Online

Catat Syarat dan Cara Daftar GrabFood 2022 Online

Smartpreneur
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.