Data Pribadi Dijual Bebas, dari Gaji hingga Info Kemampuan Finansial

Kompas.com - 13/05/2019, 08:17 WIB
HL Harian KompasHarian Kompas HL Harian Kompas

Baca juga: Waspada Pencurian Data Pribadi di E-Commerce, Ini Tips Menghindarinya

Selain itu, JS mengatakan, jika datanya bagus, dari 50 ada peluang 30-40 orang di dalamnya bersedia mengajukan permohonan kartu kredit jenis platinum. Total komisi yang bisa diraup JS dan anak buahnya pun bisa mencapai Rp 12 juta hingga Rp 16 juta.

JS mengaku memang tidak setiap saat data bagus itu tersedia. Ia pun mengaku hanya membeli data pribadi jika ia terdesak harus memenuhi target aplikasi kartu kredit.

Tak hanya itu, JS juga mengungkapkan data diri nasabah bisa dijual berkali-kali ke sejumlah pihak. Data ini disebut data sampah. Muaranya diperjualbelikan via online.

“Itu data (pribadi) yang dijual di online sudah dijual berkali-kali, makanya murah. Datanya sudah dijual ke bank A, kemudian ke bank B (untuk kebutuhan telemarketing). Orang kan butuh data, butuh penuhi target. Makanya ada jual beli data,” katanya.

Penelusuran Kompas, jual beli data di daring mudah sekali dijumpai di pasar hingga situs daring. Setiap data yang dijual sangat murah, mulai dari Rp 0,1 hingga Rp 16 per data.

Baca juga: Praktik Bebas Jual Beli Data Pribadi, Ini Tarifnya

Bocor dari mana?

Menurut Direktur Eksekutif Asosiasi Kartu Kredit Indonesia Steve Martha, maraknya jual beli data pribadi diduga untuk menjaring minat tenaga pemasaran, termasuk tenaga telemarketing produk perbankan.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Rohan Hafas pun mengungkapkan, selama ini penjualan data pribadi nasabah kartu kredit telah menjadi isu dalam industri perbankan.

Namun, ia menegaskan data nasabah yang beredar dan diperjualbelikan bukan disebabkan kebocoran sistem bank.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan merangkap komisioner OJK, Heru Kristiyana, mengatakan bahwa informasi keuangan nasabah terutama simpanan nasabah merupakan rahasia bank sehingga dilindungi undang-undang.

Disarikan dari pemberitaan Harian Kompas, 13 Mei 2019, dengan judul  Data Pribadi Dijual Bebas

Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X