Jaring Ide Kreatif, Bank Mandiri Gelar "Hackathon"

Kompas.com - 13/05/2019, 11:21 WIB
Direktur TI dan Operasi Bank Mandiri, Rico Usthavia Frans (kiri) memaparkan persiapan pelaksanaan kompetisi tingkat nasional yaitu Hackathon 2019 di Kantor Bank Mandiri, Jakarta, Senin (13/5/2019). KOMPAS.com/MURTI ALI LINGGA Direktur TI dan Operasi Bank Mandiri, Rico Usthavia Frans (kiri) memaparkan persiapan pelaksanaan kompetisi tingkat nasional yaitu Hackathon 2019 di Kantor Bank Mandiri, Jakarta, Senin (13/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Guna menemukan ide-ide kreatif dari generasi muda, Bank Mandiri akan menggelar kompetisi tingkat nasional yaitu Hackathon 2019. Gelaran ini dinamai dengan What the Hack! (WTH) dan berlangusung sejak 27-30 Juni.

Direktur Teknologi informasi dan Operasi Bank Mandiri Rico Usthavia Frans mengatakan, kompetisi ini bertujuan untuk memberikan ruang bagi mahasiswa dan profesional Indonesia yang berpengalaman di ranah digital untuk mengekspresikan ide inovatif mereka.

"Kami menyadari bahwa pengadopsian teknologi perbankan yang tepat dan sesuai kebutuhan sangat penting. Karena terdapat perubahan gaya hidup masyarakat Indonesia yang serba mobile dan digital," kata Rico di Jakarta, Senin (13/5/2019).

Dia menuturkan, pihaknya bekerja sama dengan Kalibrr Indonesia untuk menyelenggarakan kompetisi dan membukan pendaftaran selama 30 hari, yakni 1 Mei hingga 2 Juni.

Baca juga: Melihat Sejumlah Ide Pembiayaan Perumahan dari Hackathon BTN

"Setelah itu, Bank Mandiri akan menyeleksi aplikasi yang masuk untuk mendapatkan 150 kandidat terpilih yang akan mengikuti rangkaian acara di Jakarta," ujarnya.

Sesuai dengan namanya, lewat event ini Mandiri ingin menyatukan game changers yang memberikan ide kreatif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

"Para peserta kompetisi nanti akan bekerja sama untuk mendesain prototipe aplikasi mobile yang dapat menjawab kebutuhan perbankan seperti pembayaran, pembukaan rekening, dan peminjaman menggunakan API Bank Mandiri," katanya.

Menurut dia, peserta akan dibagi ke dalam 50 tim masing-masing beranggota tiga orang.

"Dalam kompetisi ini, setiap tim berkesempatan mendapatkan pembinaan langsung dan memperluas jaringan dengan pakar-pakar terbaik industri teknologi," ujarnya.

"Mereka juga memperebutkan hadiah total senilai Rp 100 juta. Tidak sampai di situ, tim yang memiliki ide terbaik juga berkesempatan untuk mengembangkan produk ciptaan mereka dan berkarir bersama Bank Mandiri," tambah Rico.

Dia menyebut, setidaknya ada dua tujuan utama dari pelaksanaan kompetisi ini. Pertama, bagaimana cara Bank Mandiri untuk bisa mendapatkan ide-ide kreatif dari talent IT muda.

"Kedua, ini juga merupakan salah satu inisiatif dari Bank Mandiri untuk merekrut talent-talet muda," ujarnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X