Jokowi Bakal Pindahkan Ibu Kota dari Jakarta, Bagaimana Alurnya?

Kompas.com - 13/05/2019, 14:23 WIB

"Usulan kami memang ada satu badan otoritas, tapi akan dibahas di kabinet nanti bentuknya seperti apa yang terbaik, sehingga secara legal kuat tapi juga lincah karena tidak bisa kalau birokratis dan kaku sehingga pembangunan akan berjalan lambat," jelas Bambang.

Di periode yang sama, yaitu sepanjang 2019 hingga 2020 pemerintah melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) juga direncanakan telah merampungkan tata ruang ibu kota baru. Sebab, tanah-tanah yang tadinya merupakan hak guna usaha atau yang dikelola oleh piha tertentu harus diubah menjadi wilayah perkotaan.

Bambang pun mengaku telah memiliki desain ibu kota yang menurutnya sudah cukup bagus untuk diterapkan di ibu kota baru kelak.

"Tapi (desain) tersebut akan terus diperbaiki sehingga kita punya masterplan dan infrastruktur dasar untuk kawasan pemerintahan dan ibu kota negara," ujar dia.

Baca juga: Provinsi-provinsi Ini Siap Sediakan Lahan untuk Pemindahan Ibu Kota

Di periode berikutnya, atau dari kurun waktu tahun 2020 hingga 2021, akan dimulai pembangunan untuk kawasan inti atau pusat pemerintahan seluas 2000 hektar juga kawasan kota secara keseluruhan yang seluas 40.000 hektar.

Sementara pada tiga tahun terakhir, yaitu pada 2022 hingga 2024 pembangunan infrastruktur dasar direncanakan sudah rampung dan mulai merambah pembangunan fasilitas pemerintahan, kawasan pendukung perumahan, serta kebutuhan komersial.

"Sehingga paling tidak 2024 sudah ada aktivitas pemindahan baik sebagian ataupun keseluruhan pemerintah ke ibu kota baru," tukas Bambang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.