BNI Ubah Nomenklatur Direksi dan Rombak Jajaran Komisaris

Kompas.com - 13/05/2019, 20:45 WIB
Jajaran Direksi BNI ketika memaparkan hasil RUPS di Jakarta, Senin (13/5/2019). KOMPAS.com/MUTIA FAUZIAJajaran Direksi BNI ketika memaparkan hasil RUPS di Jakarta, Senin (13/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan untuk Tahun Buku 2018 di Jakarta, Senin (13/5/2019). 

Berdasarkan hasil RUPS tersebut, pemegang saham menyetujui perubahan nomenklatur Direksi dan Perubahan Susunan Pengurus Perseroan.

RUPS sepakat memberhentikan dengan hormat Saudara Wahyu Kuncoro dan Saudara Bistok Simbolon sebagai Anggota Komisaris Perseroan terhitung sejak ditutupnya RUPS hari ini. 

"Pemegang saham juga menyetujui dan mengangkat Saudara Hambra sebagai Wakil Komisaris Utama terhitung sejak ditutupnya RUPS hari ini. Menyetujui dan mengangkat Saudari Ratih Nurdiati sebagai Komisaris terhitung sejak ditutupnya RUPS hari ini," ujar Direktur Utama BNI Ahmad Baiquni dalam konferensi pers hasil RUPS di Jakarta, Senin (13/5/2019).

Adapun mengenai perubahan nomenklatur direksi, Baiquni menjelaskan, usulan perubahan dilakukan manajemen perseroan. Sebab menurutnya, ada beberapa penamaan jabatan yang kurang sesuai.

“Ada yang kurang pas, lalu ada juga karena keinginan dari kementerian bahwa di BUMN harus ada direktur human capital,” ujar Baiquni.

Dia mencontohkan, dalam direksi BNI, sudah ada jabatan direktur kepatuhan yang diemban oleh Endang Hidayatullah. Namun, aturan BUMN mewajibkan perseroan memiliki jabatan direksi yang mengatur urusan human capital.

 Endang pun sebenarnya telah menangani soal human capital. Sehingga pada perubahan nomenklatur diganti menjadi Direktur Human Capital dan Kepatuhan.

Selain itu, perubahan nomenklatur juga berhubungan dengan rencana korporasi ke depan. Seperti perubahan Direktur Bisnis Kecil dan Jaringan menjadi Direktur Bisnis Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan Jaringan, menggambarkan bahwa perseroan akan lebih fokus menggarap segmen menengah.

“Hanya lebih mempertegas aja,” ujar Baiquni.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dorong Pembangunan Ekonomi, Nuklir Bisa Dimanfaatkan untuk Pertanian

Dorong Pembangunan Ekonomi, Nuklir Bisa Dimanfaatkan untuk Pertanian

Whats New
Kronologi Nasabah BCA yang Mengaku Depositonya Hangus Setelah 32 Tahun

Kronologi Nasabah BCA yang Mengaku Depositonya Hangus Setelah 32 Tahun

Whats New
Akumindo: Ada 30an Juta UMKM Rontok Selama Pandemi karena Tak Mau Beralih ke Digital

Akumindo: Ada 30an Juta UMKM Rontok Selama Pandemi karena Tak Mau Beralih ke Digital

Whats New
Laba Bersih Astra Turun 12 Persen, Jadi Rp 14 Triliun

Laba Bersih Astra Turun 12 Persen, Jadi Rp 14 Triliun

Whats New
Mendag: Strategi Pemasaran Harus Go Virtual

Mendag: Strategi Pemasaran Harus Go Virtual

Whats New
Laba Bersih Chandra Asri Petrochemical 21 Juta Dollar AS di Kuartal III 2020

Laba Bersih Chandra Asri Petrochemical 21 Juta Dollar AS di Kuartal III 2020

Whats New
Terpukul Pandemi, LMAN Berikan Relaksasi Kepada Para Mitranya

Terpukul Pandemi, LMAN Berikan Relaksasi Kepada Para Mitranya

Whats New
1 Tahun Kabinet Indonesia Maju, Pertanian Sumbang Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi

1 Tahun Kabinet Indonesia Maju, Pertanian Sumbang Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi

Whats New
Cerita Nadiem di Tengah Pandemi: Saya Paling Sering 'Mengganggu' Bu Ani...

Cerita Nadiem di Tengah Pandemi: Saya Paling Sering "Mengganggu" Bu Ani...

Whats New
Antisipasi Macet Saat Libur Panjang, Jasa Marga Tutup 2 Rest Area

Antisipasi Macet Saat Libur Panjang, Jasa Marga Tutup 2 Rest Area

Whats New
Berapa Banyak Nasabah Bisa Perpanjang Restrukturisasi di BCA? Ini Perhitungan Manajemen

Berapa Banyak Nasabah Bisa Perpanjang Restrukturisasi di BCA? Ini Perhitungan Manajemen

Whats New
Soal Kenaikan Cukai, Pemerintah Diminta Perhatikan Petani Tembakau

Soal Kenaikan Cukai, Pemerintah Diminta Perhatikan Petani Tembakau

Whats New
Akumindo: Suka Tidak Suka, UMKM Harus Masuk ke Dunia Digital

Akumindo: Suka Tidak Suka, UMKM Harus Masuk ke Dunia Digital

Whats New
Bos Tokopedia Ungkap Masalah Terbesar yang Dihadapi UMKM saat Berjualan di E-commerce

Bos Tokopedia Ungkap Masalah Terbesar yang Dihadapi UMKM saat Berjualan di E-commerce

Whats New
Sri Mulyani Bikin Aturan Rapat Kemenkeu di Luar Jam Sekolah, Mengapa?

Sri Mulyani Bikin Aturan Rapat Kemenkeu di Luar Jam Sekolah, Mengapa?

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X