Posko Nasional ESDM Pastikan Stok Energi Aman saat Lebaran

Kompas.com - 14/05/2019, 19:50 WIB
Ilustrasi energiSHUTTERSTOCK Ilustrasi energi

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi ( BPH Migas) serta lembaga terkait memastikan kebutuhan energi dan bahan bakar minyak ( BBM) aman selama Lebaran. Instansi-instansi tergabung dalam Posko Nasional Sektor ESDM.

Anggota Komite BPH Migas Sumihar Panjaitan, mengatakan, pihaknya telah melakukan pertemuan dan komunikasi terkait kesiapan menghadapi Lebaran tahun ini. 

"Kami sudah berkumpul di kick off meeting. Jadi kami di sini menyampaikan posko mudik ini adalah kepentingan bersama, bukan hanya di Pulau Jawa, tapi dari Sumatera sampai Pupua. Kita harus menyiapakan seluruh kesiapan (kebutuhan)," kata Sumihar dalam konferensi pers di Kantor BPH Migas, Jakarta, Selasa (14/5/2019).

Baca juga: Kemendag Pastikan Distribusi Bahan Pokok Lancar Saat Lebaran

Sumihar menuturkan, pihaknya telah menyiapkan segala kebutuhan yang dibutuhkan selama lebaran nanti. Khusus di Pulau Jawa saat ini telah ada ruang Tol Trans Jawa dan pihaknya juga telah menyiapakan sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

"Kita sudah tersedia jalan tol, tapi ada beberapa alternatif ada jalur Selatan dan jalur Utara, kita siapkan SPBU-nya," ujarnya.

Dia menambahkan, persiapan ini tidak hanya dilakukan di Pulau Jawa saja namun di pulau lainnya juga. Selain jalan di ruas jalan tol, pihaknya juga telah memetakan lokasi wisata yang juga harus siap  pasokan energi dan BBM.

Baca juga: Lebaran 2019, Pertamina Tambah Pasokan BBM

"Kita juga memperhatikan daerah wisata, sehingga tidak terjadi kelakaan ketika berwisata ke daerah tersebut. Khusus untuk jalan tol, kita sudah mengantisipasi lalu lintas yang satu arah, untuk 30 Mei-2 Juni, dari Jakarta menuju Brebes, kemudian 8, 9,10 Juni, dari Brebes ke Jakarta," jelasnya.

Sementara itu Direktur BBM BPH Migas Patuan Alfon Simanjuntak, menambahkan, posko yang dibentuk ini tujuannya untuk memastikan segala sesuatu mengenai kebutuhan energi dan BBM terpenuhi.

Sehingga tidak menjadi masalah ketika sudah masuk masa mudik Lebaran dan sebaliknya.

Baca juga: Konsumsi BBM saat Ramadhan dan Idul Fitri Diprediksi Naik 15,78 Persen

"Mengenai bagaimana ketersediaan dan pendistribusian BBM. Kedua, bagaimana keamanan pasokan listrik, bagaimana ketersediaan LPG buat masyarakat," kata Alfon.

Alfon menyebutkan, tidak hanya menyangkut BBM dan LPG, namun juga memberikan informasi kepada masyarakat mengenai tentang kegeologian di wilayah Indonesia.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X