KAI Pastikan Tak Akan Tambah Armada Kereta Untuk Mudik Lebaran

Kompas.com - 15/05/2019, 04:08 WIB
Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro melakukan inspeksi di Stasiun Purwokerto, Jawa Tengah, Selasa (23/4/2019) sore.Kompas.com/Fadlan Mukhtar Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro melakukan inspeksi di Stasiun Purwokerto, Jawa Tengah, Selasa (23/4/2019) sore.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan tidak akan menambah armada kereta api. Direktur Utama KAI Edi Sukmoro mengatakan, tiket tambahan sudah dijual sejak H-60 lebaran lalu.

"Itu adalah 50 perjalanan kereta api. Dan ya totalnya sudah kita itung semuanya," ujar Edi di Jakarta, Selasa (14/5/2019).

Edi mengatakan, setiap harinya KAI menyediakan 247.000 tiket keberangkatan selama periode mudik Lebaran 2019. Angka tersebut meningkat dari tahun lalu yang setiap harinya pada periode mudik KAI mengangut 236.000 penumpang per hari.

Pihaknya pun mengamini adanya peningkatan minat masyarakat untuk menggunakan kereta api sebagai pilihan transportasi mudik lantaran mahalnya tiket pesawat.

Walaupun demikian, KAI tidak mungkin secara serta merta bisa menambah gerbong atau armada keretanya. Sebab, armada kereta yang beroperasi saat lebaran mendatang sudah maksimal.

"Nggak ada (armada tambahan), jadi itu sudah maksimum yang kita punya. Karena di samping armada yang disiapkan untuk lebaran juga ada cadangan," ujar dia.

"Kalau bangkunya sudah terbeli habis kita nggak bisa memaksakan untuk ditambah, karena sekarang kita nggak ada yang berdiri," jelas Edi.

Hingga saat ini, tiket kereta api untuk mudik lebaran sudah terjual 59 persen. Edi mengatakan, tiket H-1 hingga H-5 Lebaran sudah terjual habis. Sementara, untuk tiet H-6 hingga H-10 Lebaran masih banyak tersedia.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Close Ads X