BNP Paribas: Pilpres Tak Pengaruhi Kinerja Reksa Dana

Kompas.com - 15/05/2019, 07:30 WIB
Presiden Direktur PT BNP Paribas Investment Partners (BNPP IP) Vivian Secakusuma di kantornya, Rabu (13/2/2019).KOMPAS.com/AMBARANIE NADIA Presiden Direktur PT BNP Paribas Investment Partners (BNPP IP) Vivian Secakusuma di kantornya, Rabu (13/2/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Direktur PT BNP Paribas Investment Partners Vivian Secakusuma mengatakan, momentum pemilihan presiden yang berlangsung pertengahan April 2019 lalu tak berdampak pada iklim investasi, khususnya reksa dana.

Menurut dia, pasar biasanya lebih reaktif terhadap faktor eksternal, seperti kondisi pasar global.

"Kalaupun mempengaruhi, palingan sehari. Kita lihatnya Pemilu sih enggak (pengaruh). Lebih ke global issue," ujar Vivian di Jakarta, Selasa (14/5/2019).

Vivian menambahkan, beberapa pekan lalu, memanasnya perang dagang China dan AS menyebabkan banyaknya dana asing keluar. Namun, meski pasar saham turun, investor domestik tahu bahwa fundamental Indonesia tidak ada yang berubah.

Menurut Vivian, jika investor memahami kondisi dan keadaan ini sesuai dengan profil risikonya, justru hal ini dianggap sebagai kesempatan untuk berinvestasi.

"Di Indonesia ada investor asing di dalam ini mereka decided untukk pindah, ya kita memiliki opportunity untuk masuk di pasar saham dan obligasi," kata Vivian.

Setiap investasi pasti memiliki risiko, meski levelnya berbeda-beda. Saat ini, investasi yang diambil sebaiknya untuk jangka menengah dan jangka panjang, bukan satu atau dua bulan.

Jika mengambil investasi jangka panjang, maka gejolak saat Pilpres maupun kekhawatiran jangka pendek lainnya tak akan berpengaruh.

"Jadi yang ribut-ribut tuh ya kita-kita, di media, bukan investor," kata Vivian.




Close Ads X