Dorong Pertumbuhan Peserta JKN-KIS, BPJS Kesehatan Gandeng BEI

Kompas.com - 15/05/2019, 11:25 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menjalin kerjasama dengan PT Bursa Efek Indonesia ( BEI). Perjanjian kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman.

Direktur Perluasan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Andayani Budi Lestari mengatakan, langkah tersebut diambil untuk mendorong laju pertumbuhan peserta Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dan menambah jumlah perusahaan tercatat.

"Langkah ini diambil sebagai upaya perluasan kepesertaan Program JKN-KIS khususnya dari segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) yang didaftarkan perusahaan atau pemberi kerja lainnya," ucap Andayani Budi Lestari di Mainhall BEI Jakarta, Rabu (15/5/2019).

"Hal tersebut tentunya dapat mendorong perusahaan mendaftarkan entitas dan seluruh pekerjanya ke dalam Program JKN-KIS sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku," lanjut Andayani.

Menurut Andayani, mempunyai jaminan kesehatan merupakan hak bagi seluruh masyarakat Indonesia yang tidak boleh ditunda, termasuk para pekerja yang harus diperhatikan kesehatannya.

Oleh karena itu, Andayani berharap kerja sama ini mampu memberikan kontribusi besar untuk perluasan kepersertaan Program JKN-KIS.

"Melalui kerja sama ini, kami berharap PT Bursa Efek Indonesia bisa ikut memberikan kontribusi besar dalam upaya perluasan kepesertaan Program JKN-KIS,” katanya.

Selain perluasan peserta, kerja sama ini juga bertujuan untuk mensosialisasikan kepesertaan Program JKN-KIS kepada perusahaan yang tercatat di BEI.

Sebaliknya, sosialisasi juga diberikan kepada perusahaan yang telah terdaftar di BPJS Kesehatan. Sosialisasi tersebut antara lain sosialisasi mengenai Initial Public Offering (IPO) dan investasi.

Nantinya, BPJS Kesehatan akan memberikan data potensi calon perusahaan dan potensi calon investor yang terdaftar di BPJS Kesehatan kepada BEI.

"Sebaliknya, BEI akan memberikan data potensi perluasan kepesertaan badan usaha kepada BPJS Kesehatan," terang Andayani.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Close Ads X