Bank Mandiri Bagikan Dividen Rp 11,2 Triliun

Kompas.com - 16/05/2019, 20:21 WIB
Para Direksi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk memberikan keterangan usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Menara Mandiri, Jakarta, Kamis (16/5/2019).KOMPAS.com/MURTI ALI LINGGA Para Direksi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk memberikan keterangan usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Menara Mandiri, Jakarta, Kamis (16/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan ( RUPST) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menyepakati pembayaran dividen sebesar 45 persen dari laba bersih 2018 atau sekitar Rp 11,2 triliun. Ini sekitar Rp 241 per lembar saham.

Sedangkan sisa, sebesar 55 persen dari laba bersih 2018 akan digunakan sebagai laba ditahan.

“Penetapan besaran dividen tersebut telah memperhatikan kebutuhan likuiditas perseroan dalam mengembangkan bisnis dan memenuhi ketentuan terbaru regulator. Serta sebagai bentuk apresiasi perseroan kepada pemegang saham atas kepercayaan dan dukungannya,” kata Wakil Direktur Utama Bank Mandiri, Sulaiman Arif Arianto usai RUPST di Menara Mandiri, Jakarta, Kamis (16/5/2019).

Baca juga: BNI Sebar Dividen Rp 805 Per Saham

Sulaiman menyebutkan, pada 2018 lalu laba bersih Bank Mandiri tercatat sebesar Rp 25 triliun atau tumbuh 21,2 persen secara year on year (yoy). Pencapaian tersebut didorong oleh kenaikan pendapatan bunga bersih (NII) sebesar 5,28 persen menjadi Rp 57,3 triliun.

"Dan peningkatan pendapatan atas jasa (fee based income) sebesar 20,1 persen menjadi Rp 28,4 triliun," ujarnya.

Dia menambahkan, kinerja tersebut juga didukung keberhasilan perseroan memperbaiki kualitas kredit yang tercermin pada penurunan rasio Non Performing Loan (NPL) dari 3,46 persen pada 2017 menjadi 2,75 persen di akhir tahun 2018. Sehingga dapat memangkas alokasi biaya pencadangan perseroan menjadi Rp 14,2 triliun dari Rp 15,9 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

"RUPST juga memutuskan untuk mempertahankan komposisi pengurus perseroan guna mempertahankan kinerja baik yang dibukukan tahun lalu dan mendukung pencapaian target tahun ini," sebutnya.

Pada 2019, Bank Mandiri menargetkan pertumbuhan penyaluran kredit berada di kisaran 10 persen hingga 12 persen. Ini dengan rasio NPL gross yang terjaga di pada besaran 2,5 peresen sampai 2,7 persen.

Baca juga: Investor Saham Ini Terima Dividen Rp 16,5 Miliar dari Satu Emiten

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X