Jasa Marga: Kebijakan Satu Arah untuk Atasi Kemacetan akibat Rest Area

Kompas.com - 16/05/2019, 20:41 WIB
Sejumlah kendaraan melintasi ruas jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek, di kawasan Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (19/4/2019). Kepala Departemen Komunikasi Jasa Marga mengatakan telah menyiapkan rencana sejumlah antisipasi kepadatan kendaraan di Tol Jakarta-Cikampek dalam menghadapi arus mudik 2019, salah satunya yakni mendorong pengendara mengunjungi destinasi wisata dan kuliner di sepanjang keluar Tol Trans Jawa. ANTARA FOTO/Risky Andrianto/hp. ANTARA FOTO/Risky AndriantoSejumlah kendaraan melintasi ruas jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek, di kawasan Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (19/4/2019). Kepala Departemen Komunikasi Jasa Marga mengatakan telah menyiapkan rencana sejumlah antisipasi kepadatan kendaraan di Tol Jakarta-Cikampek dalam menghadapi arus mudik 2019, salah satunya yakni mendorong pengendara mengunjungi destinasi wisata dan kuliner di sepanjang keluar Tol Trans Jawa. ANTARA FOTO/Risky Andrianto/hp.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kebijakan satu arah atau one way akan diberlakukan di jalan tol dari arah Jakarta - Brebes Barat saat mudik Lebaran 2019. One way akan dimulai dari km 25 hingga km 262.

Menurut Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani, kebijakan itu diharapkan mejadi solusi utama untuk mengatasi kemacetan yang kerap terjadi di jalan tol.

"One way ini bagi Jasa Marga adalah untuk mengatasi macet yang disebabkan oleh rest area," ujarnya dalam acara Diskusi Teras Kita: Mudik Selamat, Guyup Rukun, Jakarta, Kamis (16/5.2019).

"Sebab nantinya kedua sisi bisa dipakai, trafiknya rata dan rest area juga bisa terisi di kedua sisi oleh masyarakat," sambung dia.

Baca juga: Mudik Lebaran, Sistem One Way Diberlakukan Mulai Cikarut hingga Brebes Barat

Selama ini ungkap Desi, Jasa Marga dan petugas kerap kewalahan untuk mengatasi kebiasaan masyarakat yang nekat masuk ke rest area meski sudah penuh.

Bahkan kata dia, masyarakat nekat berhenti di bahu jalan bila petugas memutuskan untuk menutup rest area saat penuh.

"Susah dilarang. jadi tidak hanya Jasa Marga tetapi juga oleh petugas Korlantas, tetap saja masyarakat berhenti di pinggir jalan," kata dia.

"Setelah parkir di bahu jalan mereka masuk ke rest area padahal sudah penuh dan sudah kami tutup, mereka enggak mau akhirnya sulit untuk mengatasinya," sambung Desi.

Desi optimistis, kebijakan satu arah akan memberikan dampak positif untuk mengatasi persoalan macet di jalan tol saat mudik, terutama akibat rest area

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X