Kemenhub Minta AP I, AP II, dan AirNav Beri Diskon untuk Maskapai

Kompas.com - 17/05/2019, 09:41 WIB
Ilustrasi: Sejumlah maskapai nasional terparkir di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Balikpapan Kalimantan TimurKOMPAS.com/ Bambang P. Jatmiko Ilustrasi: Sejumlah maskapai nasional terparkir di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Balikpapan Kalimantan Timur

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan mengimbau kepada operator bandara (Angkasa Pura I dan II) dan penyelenggara jasa navigasi penerbangan ( AirNav) untuk memberikan diskon kepada maskapai nasional.

Hal tersebut menyusul keputusan pemerintah yang menurunkan tarif batas atas (TBA) tiket pesawat sebesar 12 sampai 16 persen.

“Kami mengharapkan dan sudah mengadakan pertemuan juga dengan para stakeholder, terutama yang di bawah kendali Kementerian Perhubungan agar penyelenggara bandara dan penyelenggara navigasi penerbangan bisa memberikan diskon kepada badan usaha angkutan udara,” ujar Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub, Polana B Pramesti di Jakarta, Kamis (16/5/2019).

Polana menambahkan, pihaknya sudah menyurati stakeholder terkait untuk bisa memberikan insentif kepada para maskapai. Diharapkan, insentif tersebut bisa mengurangi biaya operasional yang dikeluarkan maskapai.

“Atas nama dirjen (perhubungan udara) sudah beri surat ke AP I dan AP II, serta Airnav,” kata Polana.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan melakukan perubahan terhadap Keputusan Menteri Nomor 72 tahun 2019 tentang Tarif Batas Atas Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri.

Perubahan keputusan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Perhubungan No 106 Tahun 2019 tentang Tarif Batas Atas Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri yang ditandatangani pada Rabu , 15 Mei 2019.

Dengan adanya peraturan tersebut, maskapai penerbangan nasional wajib menurunkan tarif batas atasnya sebanyak 12 hingga 16 persen. Penurunan harga tiket ini harus dilakukan paling lambat pada Sabtu 18 Mei 2019.




Close Ads X