Menhub Ancam Ambil Alih Terminal Pulogebang dari DKI

Kompas.com - 17/05/2019, 21:06 WIB
Sejumlah bus terparkir di Terminal Bus Terpadu Pulogebang, Selasa (15/5/2019). KOMPAS.com/Vitorio MantaleanSejumlah bus terparkir di Terminal Bus Terpadu Pulogebang, Selasa (15/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengancam akan mengambil alih pengelolaan Terminal Pulogebang, Jakarta Timur.

Hal tersebut dikemukakan Budi usai mendapat keluhan dari para operator bus yang merasa pengelolaan Terminal Pulogebang belum maksimal.

“Saya akan kirim surat kepada (Pemprov) DKI, kalau dia (Pemprov DKI) enggak ada perbaiki, kita ambil alih,” ujar Budi di Jakarta, Jumat (17/5/2019).

Budi meminta para operator bus tak pindah dari Terminal Pulo Gebang. Pihaknya akan berupaya memperbaiki pelayanan di terminal tersebut.

Baca juga: Jadi Trending Topic, Menhub Enggan Tanggapi Tagar #PecatBudiKarya

Salah satunya menertibkan sejumlah terminal bayangan yang kerap dikeluhkan para operator bus.

“Tapi jangan pindah dari Pulo Gebang ya, karena kita pindahinnya ke Pulo Gebang setengah mati ya," kata Budi.

Budi pun meminta para operator bus mau berubah dalam peningkatan pelayanan kepada penumpangnya.

“Maksudnya gini loh. Kita berubah. bapak-bapak (pemilik operator bus) juga berubah,” ucap dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X