Barang Tak Sampai dalam Sehari, Perusahaan Logistik Ini Janjikan Uang Kembali

Kompas.com - 18/05/2019, 14:15 WIB
Country Head Ninja Express, Eric Saputra di Jakarta, Selasa (12/3/2019). KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMACountry Head Ninja Express, Eric Saputra di Jakarta, Selasa (12/3/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Selama Ramadhan hingga Lebaran 2019, perusahaan logistik Ninja Express memberikan promo uang kembali jika pengiriman paket tak diterima pelanggan dalam jangka waktu satu hari.

Country Head Ninja Express, Eric Saputra mengatakan, selama periode Ramadhan, khususnya hari raya Idul Fitri merupakan salah satu masa tersibuk, dimana secara rata-rata volume pengiriman bisa meningkat hingga tiga kali lipat. Kondisi ini membuat pembeli berharap agar pengiriman barang tidak mengalami keterlambatan.

“Layanan dari Ninja Xpress ini menghadirkan fasilitas dimana hari ini barang dikirim, maka barang akan sampai keesokan harinya ke alamat penerima. Bahkan Ninja Xpress berani mengembalikan ongkos kirim apabila kiriman tiba tidak tepat waktu,” ujar Eric dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (18/5/2019).

Baca juga: Strategi Garuda di Bisnis Logistik, Gandeng Go-Jek hingga Drone Kargo

Eric menambahkan, Ninja Xpress menjamin adanya garansi 100 persen uang pengiriman kembali apabila pengiriman terlambat lebih dari 1 hari.

Promo itu berlaku dengan syarat dan ketentuan, yakni pengiriman melalui drop-off point, pengiriman dengan menggunakan Ninja Packs, pengiriman dari Jabodetabek ke seluruh area Jabodetabek, serta pengiriman berlaku untuk hari kerja dan paket yang dikirimkan diproses sebelum jam 6 sore.

“Yang menjadi prioritas adalah konsumen dapat bertransaksi online dengan aman dan nyaman,” kata Eric.

Menghadapi peak season selama Ramadan dan Idul Fitri ini, Ninja Xpress menambah jumlah staf penyortir barang dan kurir.

“Ninja Xpress menambah intensitas pengiriman barang 3 kali lipat sepanjang Ramadan hingga periode Idul Fitri. Dedikasi para kurir Ninja Xpress pun begitu optimal yaitu obsesi mengantar tepat waktu, utuh sampai tangan pembeli, kemana pun tujuannya,” ucap dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jalin Kerja Sama dengan JPEN, PGN Berusaha Dorong Daya Saing Industri Jateng

Jalin Kerja Sama dengan JPEN, PGN Berusaha Dorong Daya Saing Industri Jateng

Rilis
Kemenperin Targetkan Industri Farmasi Tumbuh Double Digit pada 2021

Kemenperin Targetkan Industri Farmasi Tumbuh Double Digit pada 2021

Whats New
Permintaan Kredit Terus Tumbuh, Ini Indikatornya

Permintaan Kredit Terus Tumbuh, Ini Indikatornya

Whats New
[TREN TEKNOLOGI KOMPASIANA] Beda Nasib LG dan Samsung | Belajar dari Italia Melestarikan Ekosistem Lingkungan

[TREN TEKNOLOGI KOMPASIANA] Beda Nasib LG dan Samsung | Belajar dari Italia Melestarikan Ekosistem Lingkungan

Rilis
Sandiaga Uno Targetkan Bali Bisa Dikunjungi Wisman Pada Tahun Ini

Sandiaga Uno Targetkan Bali Bisa Dikunjungi Wisman Pada Tahun Ini

Whats New
Aset TMII Capai Rp 20,5 Triliun, Kemenkeu: Baru Tanahnya Saja

Aset TMII Capai Rp 20,5 Triliun, Kemenkeu: Baru Tanahnya Saja

Whats New
Masih Calon Pulau, KKP Cek Lebih Lanjut Kemunculan Pulau Baru Usai Badai Seroja

Masih Calon Pulau, KKP Cek Lebih Lanjut Kemunculan Pulau Baru Usai Badai Seroja

Whats New
[TREN WORKLIFE KOMPASIANA] 4 Alasan Perempuan di Desa Memilih Tandur sebagai Profesi | 'Power of Resilience' adalah Kunci

[TREN WORKLIFE KOMPASIANA] 4 Alasan Perempuan di Desa Memilih Tandur sebagai Profesi | "Power of Resilience" adalah Kunci

Rilis
Bernie Madoff, Penjahat Skema Ponzi Terbesar yang Meninggal di Penjara

Bernie Madoff, Penjahat Skema Ponzi Terbesar yang Meninggal di Penjara

Whats New
Ramadhan, Mendag Lutfi: Harga Bahan Pokok Stabil!

Ramadhan, Mendag Lutfi: Harga Bahan Pokok Stabil!

Whats New
Ada Reshuffle Kabinet, Siapa yang Bakal Jadi Menteri Investasi?

Ada Reshuffle Kabinet, Siapa yang Bakal Jadi Menteri Investasi?

Whats New
Akhiri Pekan, IHSG dan Rupiah Ditutup Menguat

Akhiri Pekan, IHSG dan Rupiah Ditutup Menguat

Whats New
Kemenkeu Ungkap TMII Tak Pernah Bayar PNBP, Bukan Pajak

Kemenkeu Ungkap TMII Tak Pernah Bayar PNBP, Bukan Pajak

Whats New
[TREN EDUKASI KOMPASIANA] PR Orangtua Mengenal Potensi Anak Sejak Dini | Edukasi ala Mangunwijaya

[TREN EDUKASI KOMPASIANA] PR Orangtua Mengenal Potensi Anak Sejak Dini | Edukasi ala Mangunwijaya

Rilis
Menaker Lantik 11 Pejabat Tinggi Madya di Lingkungan Kemnaker

Menaker Lantik 11 Pejabat Tinggi Madya di Lingkungan Kemnaker

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X