KSEI Luncurkan AKSes Terbaru, Investor Bisa Pantau Langsung Portofolionya

Kompas.com - 20/05/2019, 11:04 WIB
Jajaran Direksi PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dalam peluncuran Acuan Kepemilikan Sekuritas (AKSes) generasi terbaru di Jakarta, Senin (20/5/2019). KOMPAS.com/MUTIA FAUZIAJajaran Direksi PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dalam peluncuran Acuan Kepemilikan Sekuritas (AKSes) generasi terbaru di Jakarta, Senin (20/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Kustodian Sentral Efek Indonesia ( KSEI) meluncurkan fasilitas AKSes (Acuan Kepemilikan Sekuritas) generasi terbaru atau AKSes Next Generation (AKSes Next-G).

AKSes merupakan fasilitas yang disediakan KSEI agar investor di pasar modal dapat secara langsung memantau portofolio kepemilikan efek dan dana yang tersimpan di dalam rekening dana nasabah sebagai upaya meningkatkan transparansi informasi dan perlindungan investor. Sebelumnya, peluncuran AKSes pertama kali dilakukan KSEI pada tahun 2009 dengan nama Investor Area.

Direktur Utama KSEI Friderica Widyasari Dewi mengatakan, pengembangan AKSes dilakukan lantaran adanya kebutuhan dari para investor untuk memantau portofolio investasi di pasar modal Indonesia secara langsung di KSEI selaku Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian.

"Melalui fasilitas AKSes, investor dapat membandingkan laporan (account statement) yang disampaikan Perusahaan Efek (PE) dan Bank Kustodian (BK) secara berkala dengan data yang tersimpan di KSEI," ucap Friderica di Jakarta, Senin (20/5/2019).

Baca juga: MUI Keluarkan Fatwa Syariah untuk Layanan Jasa KSEI

Menurutnya, upaya ini penting untuk memastikan bahwa portofolio investasi milik investor sudah sesuai dengan instruksi jual atau beli kepada perusahaan efek dan bank kustodian.

Pengembangan AKSes Next-G merupakan inisatif KSEI dan salah satu proyek multi-years yang termasuk dalam rencana strategis KSEI jangka panjang. Upgrade fasilitas AKSes dilakukan untuk menambahkan fitur-fitur yang menarik sehingga yang memanfaatkan fasilitas AKSes menjadi semakin banyak, pasalnya, hingga akhir tahun 2018, jumlah investor yang menggunakan fasilitas AKSes masih kurang dari 12 persen.

"Beberapa kendala yang dihadapi antara lain karena proses registrasi masih membutuhkan dokumen fisik berupa Kartu AKSes dan PIN Code, disamping itu fitur-fitur yang sangat terbatas pada fasilitas AKSes versi sebelumnya," kata Friderica.

Dengan adanya pembaharuan ini, diharapkan pemanfaatan AKSes oleh investor akan meningkat. Sebab, proses login yang tadinya memakan waktu lama kini bisa dilakukan secara lebih mudah.

"Sebelumnya untuk menggunakan fasilitas AKSes, investor harus lebih dahulu menerima Kartu AKSes dan PIN Code yang kadang membutuhkan waktu karena dokumen berbentuk fisik dan proses distribusi. Dengan AKSes Next-G, cukup menggunakan data pribadi untuk login,” ujar   Friderica.

Baca juga: Minat Investasi Saham? Simak 3 Tipe Investor Ini



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X