BPOM Bagikan 7 Tips Memilih Produk Pangan saat Ramadhan

Kompas.com - 20/05/2019, 16:26 WIB
Para pedagang makanan menggelar dagangan takjil di samping Pasar Bendungan Hilir, Jakarta, Rabu (8/5/2019). Bulan puasa menjadi berkah tahunan bagi para pedagang di kawasan ini. Banyak pegawai perkantoran sekitar dan warga memadati kawasan itu untuk mencari minuman dan makanan untuk berbuka puasa.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Para pedagang makanan menggelar dagangan takjil di samping Pasar Bendungan Hilir, Jakarta, Rabu (8/5/2019). Bulan puasa menjadi berkah tahunan bagi para pedagang di kawasan ini. Banyak pegawai perkantoran sekitar dan warga memadati kawasan itu untuk mencari minuman dan makanan untuk berbuka puasa.

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan ( BPOM) terus melakukan langkah intensif untuk memberantas pangan Tidak Memenuhi Ketentuan (TMK) dan pangan Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

Namun, hal itu tidak akan terwujud jika masyarakat tidak ikut andil dalam memilih makanan berkualitas dan mencegah penyebaran.

Oleh karena itu, BPOM membagikan beberapa tips memilih pangan aman dan berkualitas, khususnya selama bulan Ramadhan, antara lain sebagai berikut.

1. Beli di penjual resmi

Kepala BPOM RI Penny K Lukito mengatakan membeli pangan di tempat resmi dapat membantu Anda memilih makanan yang sehat saat Ramadhan.

"Saya sarankan untuk membeli pangan di ritel-ritel atau penjual resmi," kata Penny K. Lukito di Jakarta, Senin (20/5/2019).

Namun, jika Anda masih ingin membeli di pedagang eceran dan penjaja makanan takjil pastikan lihat kemasan dan lokasi berjualannya.

"Lihat kemasan rusak atau tidak, dan lokasinya kotor atau tidak. Saya rasa itu masih bisa kita lihat, ya," kata Penny.

Baca juga: BPOM: Menurun, Peredaran Pangan Takjil Tak Penuhi Syarat

2. Perhatikan kebersihan lokasi penjaja

Penny menyarankan, Anda harus memperhatikan lokasi penjaja menjajakan makanan. Pilih penjaja di lokasi yang bersih. Tidak berjualan di tempat pembuangan sampah dan selokan.

3. Perhatikan kebersihan penjaja

Kebersihan penjaja pun menjadi faktor yang menentukan makanan takjil aman saat dikonsumsi.

Halaman:



Close Ads X