Saldo Uang Elektronik Habis Saat Mudik, Bisa Top Up di Gerbang Tol

Kompas.com - 20/05/2019, 21:12 WIB
TOL MADIUN --Kendaraan yang keluar dan masuk di Gerbang Tol Madiun diprediksikan akan mengalami kenaikkan tiga kali lpiat saat arus mudik dan balik lebaran 2019. KOMPAS.com/MUHLIS AL ALAWI TOL MADIUN --Kendaraan yang keluar dan masuk di Gerbang Tol Madiun diprediksikan akan mengalami kenaikkan tiga kali lpiat saat arus mudik dan balik lebaran 2019.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemudik kendaraan pribadi yang akan melalui jalan tol diimbau untuk mengisi saldo e-toll atau uang elektronik sebelum berangkat. Hal ini penting agar saldo cukup untuk membayar tol.

Namun bila tidak sempat, tak perlu panik. Sebab Badan Pengelola Jalan Tol ( BPJT) menyiagakan petugas di setiap gerbang tol yang  ditugaskan untuk membantu para pemudik yang kehabisan saldo uang elektronik.

"Kami sudah menyiapkan top up di masing-masing gerbang tol," ujar Anggota BPJT Agita Wijayanto dalam acara dialog Forum Merdeka Barat 9, Jakarta, Senin (20/5/2019).

"Ada juga di 50 rest area yang memfasilitasi untuk top up. Apabila di antrean temen-teman pemudik itu kekurangan, kami sudah ada petugas yang membantu melakukan top up di semua pintu tol," sambungnya.

Selain menyiapkan petugas top up di gerbang tol, Agita mengatakan pihaknya akan menyiapkan petugas di rest area. Tugasnya yakni untuk mengikatkan pemudik untuk tidak berlama-lama berhenti di rest area..

Hal ini dinilai perlu diakukan agar tidak terjadi penumpukan pemudik di rest area. Selain itu pemudik lainnya juga bisa memanfatkan rest area secara bergantian.

Agita juga meminta pemudik tidak memaksa masuk ke rest area yang sudah penuh. BPJT mengimbau pemudik untuk berhenti rest area selanjutnya.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Close Ads X