Mulai Rp 1 Jutaan, Ini Investasi Surat Utang yang Layak Dipertimbangkan

Kompas.com - 21/05/2019, 08:27 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani di Jakarta, Kamis (28/3/2019) KOMPAS.com/YOGA SUKMANAMenteri Keuangan Sri Mulyani di Jakarta, Kamis (28/3/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Ingin berinvestasi tetapi punya modal pas-pasan? Tak perlu khawatir, sebab banyak pilihan investasi yang ramah kantong.

Di antaranya yang patut dipertimbangkan yakni investasi surat berharga negara (SBN). Apa bisa investasi surat berharga negara dengan uang relatif sedikit? Tentu saja bisa.

Sebab pemerintah kerap menerbitkan surat berharga negara ritel yang bisa dibeli mulai Rp 1 juta.

Artinya meski dana pas-pasan, masyarakat bisa berinvestasi surat berharga negara.

Baca juga: Kebanjiran Penawaran Surat Utang Negara, Pemerintah Raup Rp 15,7 Triliun

Hal itu dilakukan untuk memperluas basis investor dalam negeri  terutama para milenial.

"Kita (bisa) membuat komunitas investor di Indonesia yang lebih kuat sehingga tidak mudah terombang-ambing apabila ada sentimen global," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berikut seri surat utang negara yang ramah kantong:

1. Saving Bond Ritel (SBR)

SBR merupakan salah satu instrumen pembiayaan negara yang ditawarkan kepada individu atau perseorangan.

Selain dijamin negera, investasi SBR juga ramah di kantong karena Anda bisa membelinya mulai Rp 1 juta hingga maksimal Rp 3 miliar.

SBR memiliki kupon mengambang dengan kupon minimal mengacu kepada BI 7 Day Reverse Repo Rate (7-DRRR).

Artinya besaran kupon SBR akan disesuaikan dengan perubahan 7 Day Reverse Repo Rate tiap 3 bulan sekali. Kupon minimal membuat nilai kupon tak akan anjlok meski 7 Day Reverse Repo Rate turun.

2. Sukuk Ritel (Sukri)

Selain SBR, pemerintah juga kerap menerbitkan Sukuk Ritel. Instrumen investasi berbasis syariah ini juga bisa dimiliki mulai dari Rp 1 juta.

Dalam setiap tahun biasanya penerbitan Sukuk Ritel dilakulan beberapa kali dengan seri yang berbeda.

Tingkat imbalan pun ditetapkan secara tetap, biasanya lebih tinggi dari tingkat bunya deposito bank BUMN.

Baca juga: 7 Keunggulannya Sukuk Tabungan, Investasi Menarik untuk Anda

3. Sukuk Tabungan

Sukuk Tabungan adalah produk investasi syariah yang ditawarkan oleh Pemerintah kepada individu Warga Negara Indonesia, sebagai tabungan investasi yang aman, mudah, terjangkau, dan menguntungkan.

Seperti SBR dan Sukuk Ritel, Sukuk Tabungan juga bisa dimiliki mulai Rp 1 juta. Tingkat imbalannya mengambang memgikuti BI 7 day Reverse Repo Rate.

Meski begitu investor tidak perlu khawatir tingkat imbal hasil anjlok sebab instrumen investasi ini menggunakan bunga minimal.

4. Obligasi Negara Ritel (ORI)

ORI merupakan kakak tertua dibandingkan SBR, Sukuk Ritel dan Sukuk Tabungan. Instrumen investasi ini sudah ditawarkan sejak 2006 lalu.

Berbeda dengan Sukuk Ritel yang berbasis syariah, ORI merupakan obligasi pemerintah secara konvensional. Meski begitu keduanya bisa dibeli mulai Rp 1 juta dan maksimal Rp 3 miliar.

Adapun tingkat imbal hasilnya tetap hingga batas waktu jatuh tempo.

Baca juga: Kini Anak-anak 17 Tahun Pun Sudah Beli Surat Utang Negara

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.