KPU Umumkan Hasil Rekapitulasi Pilpres, IHSG Melesat

Kompas.com - 21/05/2019, 12:20 WIB
Komisioner KPU menandatangani dokumen keputusan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara tingkat nasional dan penetapan hasil Pemilihan Umum tahun 2019 di gedung KPU, Jakarta, Selasa (21/5/2019) dini hari. KPU menetapkan pasangan Capres-Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Maruf Amin menjadi pemenang Pilpres 2019 dengan total perolehan suara sebesar 85.607.362 atau 55,50 persen dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memperoleh suara terbanyak dengan 27.053.961 atau 19,33 persen.ANTARA FOTO/DHEMAS REVIYANTO Komisioner KPU menandatangani dokumen keputusan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara tingkat nasional dan penetapan hasil Pemilihan Umum tahun 2019 di gedung KPU, Jakarta, Selasa (21/5/2019) dini hari. KPU menetapkan pasangan Capres-Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Maruf Amin menjadi pemenang Pilpres 2019 dengan total perolehan suara sebesar 85.607.362 atau 55,50 persen dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memperoleh suara terbanyak dengan 27.053.961 atau 19,33 persen.

JAKARTA, KOMPAS.com — Komisi Pemilihan Umum ( KPU) baru saja mengumumkan hasil rekapitulasi suara pilpres pada Selasa (21/5/2019). Hasilnya, jumlah suara pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin lebih unggul dari pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG) pagi ini dibuka menghijau seakan menyambut hasil tersebut.

Mengutip Bloomberg, IHSG pada perdagangan hari ini dibuka menghijau di level 5.925,42, menguat dibandingkan posisi penutupan sehari sebelumnya, yakni 5.907,12. Di akhir perdagangan sesi pertama, IHSG bertengger di level 5.964,91, menguat 57,79 poin atau 0,98 persen.

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djayadi pun mengatakan seiring dengan diumumkannya hasil pemilu tersebut, investor yang tadinya cenderung wait and see akan kembali masuk ke pasar saham. Pasalnya, dalam satu minggu terakhir IHSG telah mengalami penurunan yang cukup dalam.

Baca juga: Sepekan Lalu IHSG Anjlok 6,16 Persen, Ini Penjelaskan BEI

"Kami harapkan pengumuman itu tidak ada apa-apa. Saya yakin sekali. Jadi kembali lagi kemarin-kemarin itu memang agak overshoot sehingga sekarang sudah mulai collect (saham) lagi (investor)," ujar dia di Jakarta, Selasa (21/5/2019).

Inarno menyebut pihaknya optimistis laju IHSG bisa terus menghijau ke depan. Hal tersebut sudah tecermin dalam pergerakan IHSG yang membaik dalam dua hari belakangan.

Dia menjelaskan, investor cenderung untuk menahan diri atau wait and see lantaran mereka menunggu kepastian atas penyelenggaraan pemilu berlangsung aman.

"Bisa dilihat kan sekarang, bagaimanapun sudah mulai hijau walaupun saya katakan kenapa hijau karena kemarin sudah oversold," katanya.




Close Ads X