Mudik, Kemenhub akan Terapkan Tarif Berbeda saat Siang dan Malam untuk Penyeberangan

Kompas.com - 21/05/2019, 16:17 WIB
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menghadiri rapat kerja bersama Komisi V DPR RI di Jakarta, Selasa (21/5/2019). KOMPAS.com/MURTI ALI LINGGA Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menghadiri rapat kerja bersama Komisi V DPR RI di Jakarta, Selasa (21/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan ( Kemenhub) menyiapkan strategi untuk mengurai kemacetan saat mudik Lebaran tahun ini. Salah satunya adalah perbedaan tarif menyeberang di pelabuhan Merak-Bakauheni.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, mengatakan bahwa rencana tersebut segera dibicarakan dan dimatangkan sebelum resmi diterapkan. Sehingga tidak menjadi persoalaan nantinya.

"Akan kami finalkan dalam satu dua hari ini. Kita akan rapat nanti sore. Itu yang akan kita bahas," kata Budi kepada awak media di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (21/5/2019).

Budi menjelaskan, dengan adanya perbedaan tarif penyeberangan di Pelabuhan Merak-Bakauheni di waktu tertentu, hal itu akan mendorong masyarakat mudik ketika harga penyeberangan lebih murah. 

Terkait adanya perbedaan tarif itu, Menteri yang akrab disapa BKS itu tidak menjelaskan berapa besaran sekali menyeberang yang telah ditetapkan. Namun, perbedaan kedua waktu itu ada pada kisaran 20-30 persen.

Selain itu, belum diketahui pasti sejak kapan aturan mengenai tarif berbeda itu bakal mulai berlaku dan harus dipatuhi masyarakat yang hendak mudik.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X