Kerusuhan 22 Mei, Asosiasi Pengusaha Minta Pemerintah Ambil Tindakan Tegas

Kompas.com - 22/05/2019, 22:55 WIB
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani memberi keterangan seusai acara buka puasa di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Rabu (22/5/2019).KOMPAS.com/MURTI ALI LINGGA Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani memberi keterangan seusai acara buka puasa di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Rabu (22/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia ( Apindo) Hariyadi Sukamdani, menyesalkan terjadinya kerusuhan sebagai buntut dari aksi penolakan hasil Pemilihan Umum (Pemilu).

Akibat kerusuhan tersebut, selain menimbulkan kerusakan sejumlah fasilitas publik juga berdampak terhadap kegiatan ekonomi Jakarta.

"Aksi hari ini kami memandangnya nomor satu, kita menyesalkan. Karena mengarah ke anarkis dan sebetulnya Prabowo (Subianto) mengatakan akan menempuh jalur konstitusional, menggugat ke MK," kata Hariyadi ditemui seusai acara buka puasa di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Rabu (22/5/2019).

Baca juga: Rupiah Melemah karena Kerusuhan? Ini Kata Sri Mulyani

"Yang jadi pertanyaan, siapa yang menggerakkan orang-orang ini? Jadi menurut saya harus diambil tindakan tegas oleh pihak berwajib," tambah dia.

Meski begitu dia yakin peristiwa tersebut tidak begitu berpengaruh terhadap dunia usaha.

"Dari dunia usaha enggak ada pengaruh," ucapnya.

Menurut dia, memang ada kerugian kerugian yang ditimbulkan dari kejadian tersebut. Namun ia tidak bisa menyebut dan menyampaikan berapa besaran angkanya.

"Kalau rugi belum tahu," tutur Hariyadi.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Close Ads X