Mandiri Investasi Luncurkan Produk Reksa Dana Pasar Uang Baru

Kompas.com - 23/05/2019, 13:20 WIB
Peluncuran produk reksa dana pasar uang Mandiri Investa Pasar Uang 2 (MIPU2). Dok. Mandiri Manajemen InvestasiPeluncuran produk reksa dana pasar uang Mandiri Investa Pasar Uang 2 (MIPU2).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Mandiri Manajemen Investasi meluncurkan produk reksa dana baru, yakni Reksa Dana Mandiri Investa Pasar Uang 2 (MIPU2). Produk ini memiliki likuiditas yang lebih tinggi.

Adapun bertindak sebagai bank kustodian adalah Standard Chartered Bank Indonesia. MIPU2 yang memiliki fitur pencairan (redemption) T+0, dinilai dapat menjadi nilai tambah bagi pengguna jasa layanan keuangan berbasis teknologi.

Direktur Utama Mandiri Investasi Alvin Pattisahusiwa mengatakan, MIPU2 berbeda dengan reksa dana pasar uang konvensional di pasar. Sebab, produk ini menawarkan tingkat likuiditas yang lebih tinggi, yaitu pencairan dana di hari yang sama dengan saat order transaksi dilakukan, atau T+0.

Baca juga: Pasar Terpuruk, Pilih Reksa Dana Sesuai Profil Risiko

"Pembelian Reksa Dana MIPU2 ini cukup atraktif karena dimulai hanya dari Rp 10.000, sehingga merupakan investasi yang dapat dijangkau bagi investor pemula yang ingin mulai berinvestasi dengan tingkat risiko rendah,” jelas Alvin dalam keterangannya, Kamis (23/5/2019).

Fitur T+0 ini dapat dilakukan melalui strategi pengelolaan MIPU2 yang berinvestasi pada instrumen pasar uang yang sangat likuid. Dana dari pencairan unit penyertaan bukan dari fasilitas atau penalangan, tetapi dana hasil order transaksi penjualan unit (redemption) investor yang akan dikreditkan bank kustodian ke rekening bank nasabah di hari yang sama.

Adapun cut-off-time atau batas waktu order transaksi jual pada jam pukul 10 pagi. Investor akan mendapatkan dana hasil penjualan unit penyertaan dengan Nilai Aktiva Bersih hari yang sama.

Baca juga: IHSG Terpuruk, Ini Masukan Bagi Para Investor Reksa Dana

"Produk ini sangat inovatif karena likuiditasnya yang sangat tinggi dengan waktu transaksi T+0 dan investasinya sangat terjangkau dan mudah dilakukan. Produk Reksa Dana T+0 ini baru pertama kalinya diluncurkan di pasar modal Indonesia,” sebut Alvin.

CEO Standard Chartered Bank Indonesia Rino Donosepoetro mengatakan, sebagai salah satu yang pertama mendapatkan lisensi bisnis kustodian dari OJK, pihaknya berkomitmen terus berinovasi dengan terobosan produk dan layanan yang menjawab kebutuhan dan dinamika masyarakat.

"Kami senang sekali dapat menjadi mitra strategis Mandiri Investasi dalam meluncurkan reksa dana pertama di Indonesia dengan fitur T+0. Kemitraan ini merupakan bukti nyata peran kami dalam turut dalam turut mengembangkan investasi di industri pasar modal Indonesia, khususnya untuk pasar ritel," jelas Rino.

Baca juga: Tren Turun, Reksa Dana Pendapatan Tetap Masih Layak Dikoleksi

Saat ini, produk MIPU2 hadir di online platformmilik Mandiri Investasi yaitu MOINVES dan akan juga diluncurkan di beberapa mitra Agen Penjual Reksa Dana (APERD) terpilih.

Dalam waktu dekat Mandiri Investasi akan bekerja sama dengan beberapa platform online untuk menyasar dompet digital guna mengoptimalkan dana-dana idlepara pengguna melalui produk MIPU2.

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X