Tingkatkan Keamanan, P2B Jawa-Bali Dijaga Panser

Kompas.com - 23/05/2019, 14:13 WIB
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar mengunjungi Unit Induk Pusat Pengatur Beban (UIPZB) Gandul, Depok, Jawa Barat, Kamis (23/5/2019).KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMA Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar mengunjungi Unit Induk Pusat Pengatur Beban (UIPZB) Gandul, Depok, Jawa Barat, Kamis (23/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pusat Pengatur Beban (P2B) Jawa Bali di Gandul, Depok, Jawa Barat ditingkatkan pengamanannya. Hal tersebut terlihat dari adanya sebuah kendaraan mikiter berjenis panser di dalam area tersebut pada Kamis (23/5/2019).

Plh Executive Vice President Corporate Commution dan CSR PLN Dwi Suryo Abdullah mengatakan, P2B Jawa-Bali merupakan salah satu obyek vital nasional. Atas dasar itu, pengamanan secara maksimal perlu dilakukan.

“Ada mobil panser supaya kita waspada, meningkatkan kewaspadaan supaya betul-betul dapat keamanan,” ujar Dwi di lokasi, Kamis.

Dwi menambahkan, selain panser, di lokasi tersebut juga tiap harinya dijaga oleh anggota dari Polri dan TNI.

“Setiap hari (selama) 24 jam, ada 50 personel TNI dan Polri yang jaga,” kata Dwi.

Sebelumnya, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar mengunjungi Unit Induk Pusat Pengatur Beban (UIPZB) Gandul, Depok, Jawa Barat, Kamis (23/5/2019).

Kunjungan Archandra ini dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur kelistrikan jelang Iebaran.

“Kesiapan pasokan listrik sangat penting, agar masyarakat bisa menikmati Iebaran bersama keluarga dengan nyaman dan terang. Untuk itu kami pastikan kehandalan dan ketersediaan suplai listrik selama Iebaran dalam kondisi cukup,” ujar Archandra di lokasi.




Close Ads X