Kompas.com - 23/05/2019, 19:14 WIB
Dua kapal milik Temas Line bersandar di Kuala Tanjung Multipurpose Terminal (KTMT), Sumatera Utara. Dok. PT Pelindo 1Dua kapal milik Temas Line bersandar di Kuala Tanjung Multipurpose Terminal (KTMT), Sumatera Utara.

JAKARTA, KOMPAS.com - Dua kapal milik Pelayaran Tempuran Emas (Temas Line), yakni MV Situ Mas dan MV Segoro Mas sandar di Kuala Tanjung Multipurpose Terminal (KTMT), Sumatera Utara.

Kapal MV Situ Mas dengan panjang 215 meter dan bobot 27.915 ton membawa semen dari Jakarta dan membongkar muatan sebanyak 219 boks di KTMT. Adapun kapal MV Segoro Mas memiliki panjang 96,5 meter dan bobot 3.000 ton membongkar muatan 140 boks dan 120 boks.

“Dua kapal sekaligus milik pelayaran Temas Line berangkat dari Jakarta sandar di Kuala Tanjung Multipurpose Terminal pada Selasa, 21 Mei 2019," kata Robert Sinaga, Direktur Utama pengelola KTMT PT Prima Multi Terminal, yang merupakan anak usaha PT Pelindo 1 (Persero) dalam keterangannya, Kamis (23/5/2019).

Baca juga: Pelindo I Sambut Kapal Perdana yang Bersandar di Tahun 2019

Temas Line berkomitmen untuk rutin mengirimkan kapalnya untuk sandar di Kuala Tanjung. Temas Line menjadi pelayaran kedua yang melakukan kunjungan atau call rutin ke KTMT.

"Sebelumnya kapal milik pelayaran PT Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL) yang sudah rutin sandar di Kuala Tanjung,” jelas Robert.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya, kapal MV Oriental Diamond dan MV SPIL Ningsih milik SPIL yang membawa komoditi customer goods telah sandar di Kuala Tanjung dan akan secara rutin mengirimkan kapalnya yang mengangkut peti kemas setiap dua minggu.

Baca juga: Pelindo I Fokuskan Pelabuhan Kuala Tanjung untuk Ekspor ke Asia

Robert menyebut, Temas Line menjadikan Kuala Tanjung Multipurpose Terminal sebagai transhipment port atau pelabuhan hub eskpor. Kargo dari kapal-kapal yang berasal dari berbagai daerah dialih-muatkan di kapal besar yang bersandar di Kuala Tanjung untuk dikirim ke luar negeri dan sebaliknya.

"Dengan adanya transhipment ini diharapkan dapat menurunkan biaya logistik serta meningkatkan efisiensi waktu pengiriman,” imbuh Robert.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.