Harga Tiket Kereta Sama dengan Harga Tiket Pesawat, Ini Kata Kemenhub

Kompas.com - 25/05/2019, 11:06 WIB
Direktur Jendral Perkeretaapian Kemenhub, Zulfikri saat memaparkan kesiapan angkutan KA mudik di Jakarta, Jumat (24/5/2019)
KOMPAS.com/FIKA NURUL ULYA Direktur Jendral Perkeretaapian Kemenhub, Zulfikri saat memaparkan kesiapan angkutan KA mudik di Jakarta, Jumat (24/5/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com — Belakangan beredar kabar tiket kereta Jakarta-Surabaya dan tiket pesawat Garuda Indonesia dengan tujuan yang sama berada di kisaran Rp 1,5 juta-Rp 1,6 juta.

Menanggapi hal itu, Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan ( Kemenhub) Zulfikri membenarkan adanya tiket kereta seharga tiket pesawat. Namun, tiket kereta itu untuk prioritas lain.

"Saya sudah konfirmasi ke Direktur Utama PT KAI, tiket kereta yang kisaran Rp 1,5 juta itu yang sleeper, yang prioritas bisa tidur. Itu pun kapasitasnya enggak banyak. Memang segmennya lain," kata Zulfikri di Jakarta, Jumat (24/5/2019).

Adapun harga tiket kereta kelas ekonomi dan eksekutif rute Jakarta-Surabaya di bulan Ramadhan hingga Lebaran tahun ini tak ada perbedaan dengan tahun lalu.

"Tidak ada kenaikan harga tiket dari tahun lalu," kata Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia Edy Kuswoyo kepada Kompas.com baru-baru ini.

Di sisi lain terkait harga tiket, Zulfikri mengatakan pihaknya akan mengkaji lebih lanjut penetapan tarif batas atas (TBA) dan tarif batas bawah (TBB) untuk kereta api diperlukan atau tidak.

"Kami lagi kaji. Pertimbangannya adalah melindungi konsumen dan penyedia jasa. Secepatnya kalau bisa kami kaji," kata Zulfikri.

"Selama ini tiket kereta api masih stabil, kami lagi kaji aturan TBA TBB untuk KA diperlukan atau tidak," katanya.




Close Ads X