Jangan Lupa, Bijak dalam Pinjam Dana di Fintech

Kompas.com - 25/05/2019, 18:52 WIB
Ilustrasi fintech. ShutterstockIlustrasi fintech.

JAKARTA, KOMPAS.com - Meminjam dana kini tak harus ke bank, namun juga bisa lewat teknologi keuangan alias fintech peer to peer lending. Namun, jangan lupa juga bahwa meminjam dana lewat fintech harus dilakukan dengan bijak.

Do-It, fintech P2P lending yang terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menggiatkan penyuluhan pada masyarakat agar dapat memanfaatkan dana pinjaman yang diperoleh dengan baik dan bijak.

“Sebelum meminjam, masyarakat harus memastikan perusahaan tersebut resmi terdaftar di OJK,” jelas Kadi, Direktur Do-It dalam pernyataannya, Sabtu (25/5/2019).

Baca juga: OJK Larang Akses Data Nasabah, Bagaimana Sikap pelaku Fintech?

Do-It, imbuh Kadi, mengimbau masyarakat agar pinjam dana di fintech secara aman, bijak dan bertanggungjawab. Sehingga, masyarakat semakin produktif dan terhindar dari masalah keuangan.

Ia menambahkan, nasabah juga harus memahami batas biaya pinjaman adalah 0,8 persen per hari. Hal ini sejalan dengan aturan Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) yang diumumkan bulan Maret 2019 lalu.

Do-It menawarkan pinjaman dengan mengenakan biaya sebesar 0,8 persen per hari sesuai ketetapan tersebut. Hal ini sejalan dengan komitmen untuk senantiasa patuh pada regulasi yang ditetapkan OJK maupun aturan dari AFPI.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Selain batas biaya pinjaman, kami selalu berupaya agar proses pinjaman di Do-It berlangsung transparan dan jelas, termasuk pemberian informasi hak dan kewajiban pengguna di awal,” lanjut Kadi.

Baca juga: Perhatikan 3 Hal Ini agar Sukses Merintis Fintech

Pun Do-It sudah menetapkan consumer hotline, sehingga nasabah yang memiliki pertanyaan dan keluhan dapat langsung menghubungi.

"Kami ingin agar nasabah bisa terhindar dari masalah keuangan, maka itu dianjurkan agar seluruh pinjaman digunakan dengan bijak, sebaliknya kami juga berkomitmen untuk selalu memberikan pelayanan yang baik dan beretika termasuk penetapan biaya pinjaman, jangka waktu pelunasan, dan hal lain sesuai regulasi dan aturan yang berlaku," jelas Kadi.

Do-It pun memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) dan analisa Big Data dalam proses verifikasi data nasabah.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KKP Buka Formasi CPNS 2021, Kuota Terbanyak Jadi Penyuluh Perikanan

KKP Buka Formasi CPNS 2021, Kuota Terbanyak Jadi Penyuluh Perikanan

Whats New
[TREN EDUKASI KOMPASIANA] Menyikapi Nilai Rapor | Belajar dari Karakter Siswa Tiap Tingkatan | Keunggulan Kuliah di Politeknik

[TREN EDUKASI KOMPASIANA] Menyikapi Nilai Rapor | Belajar dari Karakter Siswa Tiap Tingkatan | Keunggulan Kuliah di Politeknik

Rilis
Simak Harga Bitcoin dkk Hari Ini

Simak Harga Bitcoin dkk Hari Ini

Whats New
Indonesia Gandeng AS Kejar Target Nol Emisi Karbon di 2060

Indonesia Gandeng AS Kejar Target Nol Emisi Karbon di 2060

Whats New
Kadin Apresiasi Rencana Presiden Jokowi untuk Buka Munas VIII di Kendari

Kadin Apresiasi Rencana Presiden Jokowi untuk Buka Munas VIII di Kendari

Rilis
 Pedagang Minta Prokes Dijalankan Ketat dan Pasar Tradisional Tak Ditutup

Pedagang Minta Prokes Dijalankan Ketat dan Pasar Tradisional Tak Ditutup

Rilis
Mau Resign? Ini Contoh Surat Pengunduran Diri yang Baik dan Benar

Mau Resign? Ini Contoh Surat Pengunduran Diri yang Baik dan Benar

Work Smart
Penawaran Lewat SMS hingga Bunga Mencekik, Ini Ciri Pinjol Ilegal

Penawaran Lewat SMS hingga Bunga Mencekik, Ini Ciri Pinjol Ilegal

Whats New
Menhub: Pengembangan Pelabuhan Anggrek Gorontalo Dimulai Tahun Ini

Menhub: Pengembangan Pelabuhan Anggrek Gorontalo Dimulai Tahun Ini

Whats New
Tren Belanja Online Selama Pandemi, Barang Apa yang Banyak Dibeli Masyarakat?

Tren Belanja Online Selama Pandemi, Barang Apa yang Banyak Dibeli Masyarakat?

BrandzView
Menperin Gandeng Asosiasi Jaga Pasokan Oksigen Rumah Sakit

Menperin Gandeng Asosiasi Jaga Pasokan Oksigen Rumah Sakit

Rilis
3 Cara Cek NIK KTP Secara Online via Handphone

3 Cara Cek NIK KTP Secara Online via Handphone

Whats New
MMA Smarties 2021 Umumkan Jajaran Juri, Ini Daftarnya

MMA Smarties 2021 Umumkan Jajaran Juri, Ini Daftarnya

Rilis
Cara dan Syarat Membuat SKCK untuk CPNS

Cara dan Syarat Membuat SKCK untuk CPNS

Whats New
[TREN LIFE HACK KOMPASIANA] Renovasi Rumah Subsidi | Kiat agar Tidak Kehilangan Uang Saat Bepergian | Menumbuhkan Budaya 'Segera Mencuci'

[TREN LIFE HACK KOMPASIANA] Renovasi Rumah Subsidi | Kiat agar Tidak Kehilangan Uang Saat Bepergian | Menumbuhkan Budaya "Segera Mencuci"

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X