Strategi Kemenhub Atasi Pasar Tumpah di Jalan Provinsi Saat Mudik

Kompas.com - 25/05/2019, 23:50 WIB
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi di Salatiga setelah melakukan rapat koordinasi dengan pemerintah Salatiga dan Boyolali mengenai persiapan jalur mudik Lebaran 2019 di Salatiga, Sabtu (25/5/2019).KOMPAS.com/MUTIA FAUZIA Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi di Salatiga setelah melakukan rapat koordinasi dengan pemerintah Salatiga dan Boyolali mengenai persiapan jalur mudik Lebaran 2019 di Salatiga, Sabtu (25/5/2019).

SALATIGA, KOMPAS.com - Pasar tumpah di jalan-jalan provinsi merupakan salah satu penyebab utama kemacetan saat mudik. Pemerintah bersama dengan otoritas terkait pun berupaya untuk mengurai kemacetan akibat pasar tumpah dengan beberapa strategi.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdat) Budi Setiyadi mengatakan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah untuk mengatasi hal ini.

"Pasar tumpah kami bahas kembali sudah ke (Pemda) Jabar, Jatim, Jateng, dan di Lampung sudah ke Gubernur dan Kapolda, obstacle utama memang pasar tumpah, itu gangguan yg butuh penanganan pemerintah daerah," ujar Budi di Salatiga, Sabtu (25/5/2019).

Budi mengatakan hal pertama yang dilakukan adalah mengurangi parkir di sepanjang kanan dan kiri pasar tumpah. Sebab, salah satu penghalang jalan ketika ada pasar tumpah adalah parkir tak teratur di sepanjang jalan.

"Caranya dengan mencari kantong parkir lain," jelas Budi.

Cara lainnya adalah dengan membuat zebra cross di lokasi-lokasi tertentu agar masyarakat tidak menyeberang di sembarang tempat.

Selain itu, juga pemasangan water barrier agar jalanan lebih teratur meski terdapat pasar tumpah.

"Dan tentu juga penjagaan petugas sehingga perilaku masyarakat bisa dihandle di lokasi-lokasi (pasar tumpah)," jelas dia.




Close Ads X