Ramadhan, Bank Mandiri Tambah Rp 1,9 Triliun Uang Tunai Per Hari

Kompas.com - 27/05/2019, 04:19 WIB
Ilustrasi rupiah KOMPAS/HERU SRI KUMORO Ilustrasi rupiah

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Mandiri telah meningkatkan pasokan uang tunai hingga hampir 20 persen dari kondisi normal, menjadi Rp 1,9 triliun per hari di seluruh kantor cabang dan mesin-mesin ATM.

Hal ini dilakukan guna mengantisipasi kenaikan kebutuhan uang tunai di bulan Ramadhan dan menjelang libur Idul Fitri, khususnya di jalur-jalur mudik.

"Secara total, kami menyiapkan total uang tunai sebesar Rp 54,9 triliun untuk persiapan Bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1440 H," ujar Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas dalam siaran pers, Jakarta, Minggu (26/5/2019).

"Kami berharap, kesiapan ini dapat membantu masyarakat, terutama nasabah Bank Mandiri dalam merayakan Hari Kemenangan dengan penuh suka cita, termasuk di kampung halaman," sambung dia.

Baca juga: Libur Lebaran, BI Tutup Operasional pada 3-7 Juni

Peningkatan pasokan uang tunai hingga hampir 20 persen dari kondisi normal itu dilakukan sejak 13 Mei 2019 lalu. Rencananya kondisi berlangsung hingga usainya cuti bersama pada 9 Juni 2019.

Selain itu, Bank Mandiri juga menyampaikan kesiapan infrastruktur produk uang elektronik Mandiri e-money agar memudahkan masyarakat melakukan pembayaran tol saat mudik.

Rencananya, Bank Mandiri akan menyiapkan layanan bergerak di beberapa rest area tol pada jalur mudik sehingga pemudik bisa mudah melakukan top up uang elektronik.

"Bahkan top up mandiri e-money juga sudah dapat dilakukan di 12 gardu tol yang berada di Jabodetabek, yakni di gerbang tol Ciililitan, Cengkareng, Semanggi, Meruya Utama, Pondok Ranji, Pondok Gede Timur, Bekasi Barat 1, Karang Tengah dan Cibubur," kata Rohan.

Hingga April 2019, kartu Mandiri E-money yang telah diterbitkan Bank Mandiri mencapai hampir 18 juta kartu dengan nilai transaksi selama Januari-April 2019 sebesar Rp 4,8 triliun, dengan 89 persen transaksi dilakukan pada gerbang tol.




Close Ads X